HUT RI 2023

Cuaca di Puncak Gunung Lawu Capai 3 Derajat Celsius, Pendaki dari Jalur Karanganyar Diminta Waspada

Disparpora Karanganyar tidak memberlakukan kuota bagi pendaki Gunung Lawu bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan RI.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Rombongan pendaki melakukan pendakian ke Gunung Lawu melalui jalur Candi Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Pemkab Karanganyar tak membatasi jumlah pendaki Gunung Lawu saat momen libur HUT RI. Pendaki hanya diminta waspada lantaran cuaca ekstrem dan dilarang membuat api unggun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar tidak memberlakukan kuota bagi pendaki Gunung Lawu bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan RI.

Meski begitu, pendaki diminta mewaspadai cuaca ekstrem dan tak membuat api unggun guna mencegah kebakaran lahan.

Kepala Disparpora Karanganyar Hari Purnomo mengatakan, tiga jalur pendakian Gunung Lawu di wilayah Kabupaten Karanganyar dibuka semua, yakni jalur Candi Cetho, Kecamatan Jenawi; Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu; dan Tambak, Kecamatan Ngargoyoso.

Sejumlah relawan telah disiagakan menyambut para pendaki bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan RI.

"Tidak ada pembatasan kuota pendaki. Waktu operasional tetap sama, pendakian dimulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB," katanya saat dihubungi, Rabu (16/8/2023).

Baca juga: AGL Ajak Pendaki Upacara HUT RI di Gunung Lawu Karanganyar, Ada Hadiah bagi Penukar Sampah

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Nardi menambahkan, hingga Rabu siang, ada puluhan orang yang melakukan pendakian ke Gunung Lawu via jalur Candi Cetho.

Dimungkinkan, pendakian terbanyak lewat jalur Cemoro Kandang karena ada event bersih jalur dan upacara di puncak gunung pada Kamis (17/8/2023).

Nardi mengimbau para pendaki mengantisipasi cuaca ekstrim di puncak gunung serta menghindari membuat api unggun dan membuang puntung rokok sembarangan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan.

"Utamanya, jangan buat api unggun dan membuang puntung rokok untuk mencegah karhutla (kebakaran hutan dan lahan) karena di atas sudah mengering dan berdebu."

"Cuaca juga ekstrim. Di basecamp, kemarin malam itu 10 derajat celcius. Di atas bisa sampai 3-4 derajat celcius," imbuhnya.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Meninggal di Pos 3 via Cemoro Sewu, Diduga Mengalami Hipotermia

Sementara itu, Ketua Anak Gunung Lawu (AGL) Rusdianto mengatakan, akan ada upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan RI di Tlogo Kuning pada 17 Agustus.

Pihaknya juga menggelar bersih gunung bekerja sama dengan brand peralatan outdoor guna mengkampanyekan kebersihan lingkungan, khususnya di Gunung Lawu.

Ada hadiah bagi para pendaki yang membawa sampah ke titik penukaran di jalur pendakian Cemoro Kandang, Tawangmangu Karanganyar.

"Ada kupon, pendaki turun bawa sampah ditukar dengan hadiah, ada tas pinggang, kaus, dan sebagainya," ucapnya. (*)

Baca juga: Tiga Nama Calon Pj Bupati Karanganyar Dikirim ke Pusat, DPRD: Keputusan Ada di Tangan Kemendagri

Baca juga: Resmi, Sekolah di Wonosobo Wajib Upacara dengan Bahasa Jawa

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved