Berita Cilacap

Kunjungi Tiga Lapas di Nusakambangan, Ombudsman RI Apresiasi Kinerja Layanan Publik

Tujuannya adalah untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan yang diberikan petugas kepada warga binaan dan melihat sarana prasarana yang ada.

Pingky Anggraeni/Tribun Jateng
Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah saat meninjau pelayanan publik beberapa Lapas di Nusakambangan, Kamis (10/8). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP- Rombongan Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah melakukan peninjauan layanan publik di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Kamis (10/8).


Tujuannya adalah untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan yang diberikan petugas kepada warga binaan dan melihat sarana prasarana yang ada.


Ada tiga lapas yang dikunjungi mereka seperti Lapas Besi, Lapas Narkotika dan Lapas Kembang Kuning.


Kedatangan rombongan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah diterima langsung oleh Koordinator Wilayah Lapas se-Nusakambangan Mardi Santoso dan seluruh Kepala UPT se-Nusakambangan.


Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah Siti Farida menyebut, ada beberapa hal yang menjadi fokus tinjauan mereka seperti layanan aduan, layanan kesehatan hingga layanan psikis.

Baca juga: Curhat di Tiktok, 4 Mahasiswi UIN Walisongo Mengaku Dapat Makanan Basi saat Tinggal di Asrama Kampus


Seusai peninjauan Farida pun mengapresiasi  para petugas di Nusakambangan yang sudah memberikan layanan terbaik kepada warga binaan, walaupun saat ini mereka berada dalam situasi keterbatasan.


Baik keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan jumlah SDM dan juga faktor resiko yang tinggi.


"Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada jajaran Kemenkumham termasuk di Nusakambangan ini.
Walaupun ditengah keterbatasan, namun tetap memberikan pelayanan terbaik," kata Farida kepada Tribunbanyumas.com


Lebih lanjut menurut Farida, konsistensi para petugas dengan pelayanan prima dan sesuai standar ditengah keterbatasan tentu menjadi suatu hal yang menarik.


Sikap itulah yang kemudian melahirkan transparansi, akuntabilitas serta penerimaan pelayanan oleh warga binaan di Nusakambangan.


"Termasuk keterbukaan kepala Lapas, para pegawainya ketika seluruh SOP ditampilkan, dipublikasikan.
Kemudian ada banyak kanal-kanal aduan yang dibuka, itu sebagai bentuk komitmen bahwa semua petugas yang ada disini betul-betul memberikan layanan yang terbaik kepada warga binaan," jelasnya.

Baca juga: Coba Lumpuhkan Korban dengan Alat Kejut Listrik, Pemuda di Banyumas Gagal Rampas Mobil


Menanggapi hal itu, Koordinator Wilayah Lapas se-Nusakambangan Mardi Santoso mengungkapkan bahwa ia bersama para petugas di Nusakambangan berkomitmen untuk terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik.


Pihaknya juga akan terus berbenah diri dan terbuka terhadap segala kritik, saran dan support dari berbagai pihak.


"Saya merasa beruntung, artinya kami juga terus berbenah diri, kami tidak hebat.
Kami akan senang menerima banyak masukan dan support dari semua pihak, termasuk hari ini dari Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah," ungkap Mardi. (pnk)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved