Selasa, 7 April 2026

Berita Semarang

Pengukuhan Kompak-API Jateng, Komitmen Antikorupsi Ganjar Diapresiasi, Mengakar hingga Desa

Komitmen Antikorupsi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, diparesiasi bupati/wali kota di provinsi setempat: mengakar hingga ke desa.

Penulis: hermawan Endra | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberi sambutan pada pengukuhan Komunitas Penyuluh Anti Korupsi dan Ahli Pembangun Integritas Jawa Tengah (Kompak-API Jateng) Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (7/8/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Komitmen antikorupsi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, diparesiasi kepala daerah (kada) tingkat dua atau bupati/wali kota di provinsi setempat.

Gaung komitmen antikorupsi Ganjar Pranowo disebut mengakar hingga ke desa-desa.

Hal ini diungkapkan para bupati saat menghadiri pengukuhan Pengukuhan Komunitas Penyuluh Anti Korupsi dan Ahli Pembangun Integritas Jawa Tengah (Kompak-API Jateng) Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (7/8/2023).

Di antaranya oleh Bupati Temanggung, Al Khadziq. Menurutnya, semangat 'Mboten Korupsi Mboten Ngapusi' yang digelorakan Ganjar Pranowo telah mengakar sampai bawah.

Slogan itu mampu menjadi budaya antikorupsi, membawa perubahan pada perilaku jujur dan disiplin pejabat serta aparatur sipil negara (ASN).

mengatakan bahwa Ganjar merupakan Gubernur yang paling giat dalam urusan pemberantasan korupsi.

"Dari slogannya yakni Mboten Korupsi Mboten Ngapusi itu betul-betul Pak Ganjar wujudkan sampai di akhir masa jabatannya," ujarnya seusai acara pengukuhan Kompak-API Jateng

Menurutnya, semangat Ganjar itu menular hingga di tingkatan kabupaten/kota, bahkan desa.

"Jadi semangat Pak Gub dalam antikorupsi betul-betul mewarnai pemerintah daerah apalagi di kabupaten-kabupaten."

"Sehingga memberi semangat pada kepala daerah dan juga ASN di seluruh Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Temanggung untuk ikut arahan Pak Gubernur, 'Mboten Korupsi Mboten Ngapusi'," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

Upaya pencegahan korupsi di Jawa Tengah selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Bukan hanya di tingkat pemprov, pemkab atau pemkot, melainkan juga sampai di tingkat desa.

"Upaya selalu ada peningkatan dari tahun ke tahun upaya pencegahan dari tingkat desa, kabupaten maupun provinsi sendiri," paparnya.

Dico menerangkan, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar, selalu dilakukan kolaborasi antara pemprov dan pemkab, atau pemkot.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved