Prakiraan Cuaca

Musim Hujan di Jateng Mulai Terjadi November, Begini Keterangan BMKG Selengkapnya

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di Jawa Tengah terjadi pada November 2023. Simak keterangan selengkanya.

PEXELS/MISAEL SILVERA
Ilustrasi cuaca hujan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di Jawa Tengah terjadi pada November 2023. Simak keterangan BMKG selengkanya berikut ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di Jawa Tengah terjadi pada November 2023.

Kepala Data dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang Iis Widya Harmoko mengatakan, indeks El Nino intensitas lemah sudah terdeteksi sejak Mei.

"Normalnya secara umum Jateng masuk musim hujan pada bulan November. Kami sedang menyiapkan bahan untuk rapat awal musim hujan nasional pertengahan Agustus ini," katanya saat dikonfirmasi, Senin petang (30/7/2023).

lis menambahkan, El Nino merupakan fenomena global yang mempengaruhi indonesia pada umumnya.

Dampaknya curah hujan akan berkurang saat memasuki fase El Nino. 

"Karena fenomena global dampaknya menyeluruh berupa kekeringan meteorologis berupa berkurangnya hujan," imbuhnya.

Data yang diterima Tribunbanyumas.com, sejumlah wilayah di Jateng bagian barat masuk kriteria hujan pendek dengan 6-10 hari berturut-turut tanpa hujan.

Di antaranya Banyumasan dan Kedu (Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo bahkan Magelang) banyak kriteria sangat pendek, yakni 1 – 5 hari tanpa hujan.

Hal serupa terjadi di wilayah Jateng bagian timur, dengan dominasi kriteria menengah, yakni 11 – 20 hari tanpa hujan.

Kriteria Hari Tanpa Hujan (HTH) panjang, 21 – 30 dan sangat panjang, 31 – 60 hari tanpa hujan terjadi di sekitar Blora, Grobogan, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten dan Salatiga. 

Beberapa titik di Pemalang utara dan Pekalongan utara juga mengalami hal serupa.

Adapun kriteria ekstrim, lebih dari 60 hari tanpa hujan ada di Bringin-Semarang, Boyolali, Sragen, Sukoharjo dan Klaten. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved