Cuaca Jateng
Daftar Wilayah di Jateng Esktrem Tanpa Hujan, Banyumas Raya 1-5 Hari Tanpa Hujan
BMKG memprediksi ada sejumlah wilayah di Jawa Tengah dengan kategori esktrem tanpa hujan selama 60 hari atau dua bulan.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - BMKG memprediksi ada sejumlah wilayah di Jawa Tengah dengan kategori esktrem tanpa hujan selama 60 hari atau dua bulan.
Berdasarkan hasil monitoring BMKG, curah hujan di Jawa Tengah berpotensi rendah pada Juli 2023.
Mengenai analisis curah hujan dasarian II Juli 2023, BMKG menyebut curah hujan di Jateng masuk kriteria rendah.
"Sebagain besar Jawa Tengah, pada kriteria rendah, yakni 0 – 10 mm per dasarian," kata Kepala Data dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, lis Widya Harmoko, kepada TribunBanyumas.com, Jumat 21 Juli 2023.
Baca juga: Didominasi Cerah Berawan, Berikut Prakiraan Cuaca Cilacap Senin 17 Juli 2023
Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan Dasarian II Juli 2023 BMKG menyebut, kriteria hujan pendek dengan 6-10 hari berturut-turut tanpa hujan terjadi di wilayah barat Jateng.
"Bagian Banyumasan dan Kedu (Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo bahkan Magelang) banyak kriteria sangat pendek, yakni 1 – 5 hari tanpa hujan," jelasnya.
Hal serupa terjadi di wilayah Jateng bagian timur (Wilayah Muria: Kudus, Pati, Jepara, Rembang) dengan dominasi kriteria menengah, yakni 11 – 20 hari tanpa hujan.
Kemudian, untuk hari tanpa hujan kriteria panjang 21 – 30 hari dan sangat panjang, 31 – 60 hari tanpa hujan terjadi di sekitar Blora, Grobogan, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten dan Salatiga.
Beberapa titik di Pemalang utara dan Pekalongan utara juga mengalami hal serupa.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jateng BMKG Hari Ini: Dilanda Cuaca Ekstrem Hingga Senin 27 Februari 2023
"Untuk kriteria menengah sampai sangat tinggi ada di Pemalang barat, daerah perbatasan antara Purbalingga dan Banjarnegara, dan sekitar Tayu-Pati." paparnya.
Sementara, untuk kriteria ekstrem yakni 60 hari tanpa hujan, terjadi di beberapa wilayah di Solo Raya.
"Untuk kriteria ekstrim, lebih dari 60 hari tanpa hujan, ada di Bringin-Semarang, Boyolali, Sragen, Sukoharjo dan Klaten," imbuhnya.
BMKG juga memprakirakan probabilistik curah hujan dasarian III Juli 2023.
Baca juga: Memasuki Musim Kemarau, Desa di Cilacap Sudah Kekurangan Air Bersih: PMI Gerak Cepat
Pada bulan itu, curah hujan di Jateng terhitung rendah.
"Data update 17 Juli 2023, peluang > 90 persen curah hujan rendah ( <=50 mm /dasarian): seluruh Jawa Tengah," terangnya.
BMKG juga memprakirakan deterministik curah hujan dasarian III Juli 2023 - dasarian III Agustus 2023.
Pada periode itu, curah hujan di seluruh wilayah Jateng masuk kriteria rendah.
"Update data 17 Juli 2023," ujarnya. (*)
Baca juga: Kemarau Diprediksi Lebih Awal, Warga Karangreja Purbalingga Diimbau Hemat Air
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sejumlah-anak-bermain-di-daerah-persawahan-yang-mengalami-kekeringan.jpg)