Jumat, 24 April 2026

Berita Nasional

Jokowi Semakin Percaya Dengan Erick Thohir Jelang Pilpres 2024 Mendatang

Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin percaya terhadap Menteri BUMN Erick Thohir

Editor: Editor Bisnis
IST
Menteri BUMN Erick Thohir saat bersama Presiden Jokowi 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin percaya terhadap Menteri BUMN Erick Thohir dalam pemerintahan Indonesia. Terbaru, orang nomor satu di Indonesia ini melantik pemimpin – pemimpin kepercayaan Erick Thohir untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan pada reshuffle kabinet Senin kemarin (17/07).

Pemimpin binaan Erick Thohir ini adalah Nezar Patria, staf khusus Erick Thohir yang kini menjadi Wamenkominfo, Rosan Roeslani yang menjadi Wamen BUMN dan Pahala Mansury yang bergeser posisi dari Wamen BUMN I menjadi Wamenlu. Hal ini tidak mugkin terjadi tanpa adanya kedekatan hubungan dan kepercayaan antara Presiden Jokowi dan Erick Thohir.

"Sepertinya ada juga 'jejak bayangan' Erick Thohir di balik pengambilan keputusan dan penempatan sejumlah nama-nama tokoh dalam reshuffle kali ini," terang Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (IndoStrategic), Khoirul Umam.

"Wamen BUMN Pahala Mansury yang kini digeser ke posisi Wamenlu, lalu ditariknya Dubes AS Rosan sebagai Wamen BUMN, serta akan ditempatkannya Wisnutama sebagai Dubes AS, merupakan tiga nama yang memiliki simpul kedekatan dengan Erick Thohir," imbuhnya.

Dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina ini juga melihat reshuffle kabinet kemarin tidak lepas dari strategi di Pilpres 2024 mendatang. Mengingat, Erick Thohir banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk menjadi cawapres di kontestasi demokrasi mendatang.

Pengusungan Erick Thohir sebagai cawapres juga sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi yang menginginkan pemimpin kepercayaannya menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya agar program pembangunan pemerintah dapat terus dilanjutkan. Dengan masuknya orang-orang terdekat Erick Thohir di dalam lembaga strategis negara dipercaya dapat menguatkan konsolidasi dari berbagai sektor untuk menyukseskan keterusungan dan keterpilihan pada kontestasi demokrasi mendatang.

"Bisa jadi Erick Thohir berusaha menempatkan orang-orang dekatnya di simpul-simpul kekuasaan yang bisa menyukseskan agenda 2024 mendatang, mulai dari rekonsolidasi logistik hingga penggalangan dukungan lingkungan internasional strategis," pungkas Umam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved