Kamis, 7 Mei 2026

Pemilu 2024

Koalisi People Power Solo Protes Jokowi 'Cawe-cawe' Pemilu 2024: Baiknya Tenang Hadapi Pensiun

Seratusan orang yang menamakan diri Koalisi People Power Indonesia mengadakan aksi di depan Gedung Umat Islam Solo, Jumat (7/7/2023).

Tayang:
Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Massa tergabung Koalisi People Power Indonesia mengadakan aksi di depan Gedung Umat Islam Solo, Jumat (7/7/2023). Mereka mengkritik pernyataan Presiden Jokowi yang turut campur atau cawe-cawe dalam Pemilu 2024. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Seratusan orang yang menamakan diri Koalisi People Power Indonesia mengadakan aksi di depan Gedung Umat Islam Solo, Jumat (7/7/2023).

Mereka memprotes sikap Presiden Joko 'Jokowi' Widodo yang tak netral dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Bahkan, Jokowi menyatakan akan 'cawe-cawe' atau turut campur dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Massa pun meminta Jokowi berhenti terlibat dalam urusan Pemilu 2024 dan mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun.

Aksi ini dimotori pendiri Mega Bintang, Mudrick Sangidu.

Baca juga: Tanggapan Pengamat Soal Kampanye "2024 Jatahnya Pak Prabowo" dan Sikap Diamnya Jokowi

Kepada wartawan, Mudrick menjelaskan, aksi ini merupakan respon atas pernyataan Presiden Jokowi yang menurutnya telah melanggar konstitusi.

"Kita sedang melihat situasi negara yang tidak jelas, kacau balau. Kalau Pak Jokowi mengatakan 'cawe-cawe' saya juga punya hak untuk 'cawe-cawe'," terang Mudrick.

"Karena macetnya aspirasi yang kami sampaikan ke dewan sama sekali tidak digubris," imbuhnya.

Ia pun mempertanyakan putra dan menantu Jokowi yang telah menjabat pejabat publik.

Bahkan, ada wacana, Gibran diajukan menjadi wakil presiden.

"Putranya, wali kota. Mantunya, wali kota. Yang kecil, mau maju di Depok. Gibran, konon mau jadi wakilnya Pak Prabowo," tuturnya.

Ia pun menuntut Presiden Jokowi untuk berhenti ikut-ikutan dalam pesta demokrasi.

Ia meminta Jokowi tenang menghadapi masa pensiun.

"Tuntutan saya, Pak Jokowi jangan ikut-ikutan tim pemenangan. Jangan melanggar konstitusi," jelas Mudrick.

"Pak Jokowi harus tenang menghadapi pensiun. Tidak usah takut. Kalau takut, berarti dia salah," imbuhnya.

Baca juga: Tanggapan Pengamat Soal Kampanye "2024 Jatahnya Pak Prabowo" dan Sikap Diamnya Jokowi

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved