Jumat, 17 April 2026

Berita Purbalingga

Umrah Via Bandara Purbalingga Lebih Hemat Waktu, Tapi Biayanya?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung optimalisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS), Wirasaba melalui skema paket perjalanan umrah.

Editor: khoirul muzaki
Ist
Bandara Jenderal Besar Soedirman 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung optimalisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS), Wirasaba melalui skema paket perjalanan umrah.

Menurutnya penerbangan umrah nantinya bisa memicu penerbangan regular yang bisa mengembalikan keramaian traffic di bandara ini.

"Kita petakan ternyata 5 kabupaten (sekitar bandara) ada sekitar 7 juta penduduk. Berarti potensi mereka yang akan bepergian baik perjalanan biasa, bisnis, dinas dan umrah itu tinggi sekali. Oleh karenanya untuk Umrah kita akan buat paket secara khusus," kata Menhub Budi Karya Sumadi saat jumpa pers usai Rapat Koordinasi Optimalisasi Bandara JBS di Kompleks Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Sabtu (17/6/2023).

Ia menyebut, paket umrah melalui Bandara JBS ini akan dipatok harga yang kompetitif. Disamping itu juga lebih efisien dari segi waktu perjalanan ketimbang dengan cara yang selama ini biasa dilakukan.

"Nah kalau itu terjadi bukan saja untuk umrah dipastikan juga akan ada pergerakan dari mereka-mereka yang secara regular perjalanan ke Jakarta, bahkan ada juga usulan ke Bali," katanya.

Baca juga: Cerita Sukses Susmiati, TKW Asal Banyumas Antar Anaknya Jadi Jaksa dari 10 Tahun Kerja di 3 Negara

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mewakili 5 bupati sekitar Bandara JBS (Purbalingga, Banyumas, Wonosobo, Banjarnegara dan Cilacap) mengungkapkan optimalisasi dengan skema menjadikan bandara JBS sebagai feeder umrah ini mendapat dukungan bersama, baik lima kabupaten maupun berbagai biro umrah.

"Kita targetkan ini kita bisa running di akhir Agustus dan mudah-mudahan warga masyarakat di 5 kabupaten juga tertarik dan bila akan urah bisa lewat ini, karena Insya Allah bisa lebih cepat," katanya.

Ia menjelaskan, jika biasanya untuk umrah dari wilayah sini harus ke Jakarta dulu lalu menginap baru ke Tanah Suci.

Sedangkan kali ini menawarkan skema terbang dari Bandara JBS - Halim Perdanakusuma - naik shuttle bus ke Bandara Soekarno Hatta - Arab Saudi. 

"Ini menjadi suatu peluang bagi kita bagi masyarakat di Banyumas Raya yang ingin ibadah ke Tanah Suci. Mudah-mudahan ini jadi alternatif dan menjadi pengoperasian bandara ke depan lebih optimal," katanya.

Baca juga: Beberapa Wilayah di Cilacap Kekeringan, BPBD Cilacap Salurkan 65.000 Liter Air

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin selaku operator Bandara JBS, Halim dan Soekarno Hatta menyambut baik inisiatif yang inovatif ini.

Pihaknya akan mendukung dengan pemberian skema insentif agar biaya operasi baik bandara, maskapai dan para pelaku travel umrah ini jadi lebih baik. 

"Kami akan memberikan pembebasan biaya PJP4U terdiri dari biaya parkir pesawat, biaya landing pesawat dan counter check in," katanya.

Bupati Banyumas Ahmad Husein yang turut hadir menyatakan komitmennya untuk mendukung kebijakan tersebut. "Kita selalu berkomitmen mendukung penuh pengembangan Bandara JBS," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved