Berita Nasional
Pemimpin Berhasil, Masyarakat Inginkan Erick Thohir Cawapres
Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia kembali terekam menjatuhkan pilihan utama mereka untuk posisi calon wakil presiden (cawapres)
TRIBUNBANYUMAS.COM - Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia kembali terekam menjatuhkan pilihan utama mereka untuk posisi calon wakil presiden (cawapres) kepada Menteri BUMN Erick Thohir dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Setelah sebelumnya, Indikator Politik Indonesia menyatakan menteri andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini sebagai cawapres pilihan utama masyarakat, kini hal tersebut terekam dalam survei terbaru dari Indonesia Political Opinion (IPO).
Dalam hasil survei terbaru dari IPO periode 5 hingga 13 Juni, Erick Thohir mendapatkan angka elektabilitas tertinggi sebagai cawapres. Ketum PSSI ini bertengger di posisi pertama dengan angka elektabilitas di angka 15,5 persen.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah menjelaskan Erick Thohir berhasil bertengger di posisi pertama karena dinilai masyarakat sebagai pemimpin berhasil. Apalagi belakangan ini, Eks Presiden Inter Milan tersebut banyak menuai keberhasilan di dunia sepak bola.
Seperti halnya medali emas di ajang SEA Games Kamboja 2023 dan berhasil mendatangkan Timnas Argentina untuk melawan Timnas Indonesia pada hari ini, Senin (19/06).
"Untuk hari ini persuasinya sudah beralih ke Erick Thohir karena faktor piala dunia kemudian PSSI dan akan ada agenda Argentina misalnya dan itu mungkin saja jadi penyebab kenapa Erick Thohir dapat perhatian besar bagi publik," terang Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah.
Ia kemudian menjelaskan Erick Thohir terekam dalam survei IPO sebagai yang tertinggi adalah baru kali ini. Sebelumnya pada survei periode 1 hingga 7 Maret 2023, posisi elektabilitas tertinggi dimiliki oleh Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pada periode tersebut AHY memiliki elektabilitas sebesar 19,5 persen karena faktor ketum parpol dan sudah pernah mengikuti kontestasi demokrasi sebagai Cagub DKI Jakarta pada Pilkada 2017 lalu. Sedangkan Erick Thohir berada di posisi keempat dengan elektabilitas sebesar 9,5 persen.
Namun dalam rentang tiga bulan, posisi tersebut berbalik. Elekatbilitas Erick Thohir meningkat signifikan dari 9,5 persen menjadi 15,5 persen dan berhasil bertengger di posisi pertama sebagai cawapres pilihan utama masyarakat.
Sedangkan AHY harus terpuruk ke posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 10,9 persen dari 19,5 persen.
"Untuk cawapres dari nama-nama yang kami tawarkan ke publik, tertinggi Erick Thohir. Ini baru. Sebanyak 15,5 persen berharap Erick Thohir dipilih sebagai wapres, baru Mahfud MD 11,1 persen dan AHY 10,9 persen,” pungkas Dedi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Menteri-BUMN-Erick-Thohirgfds4trfds.jpg)