Berita Banjarnegara

Satu Korban Dukun Pengganda Uang Teridentifikasi, Makam Dibongkar Jasad Dibawa Pulang

Jasad korban teridentisikasi langsung dari uji coba DNA pembanding dengan anak kandung almarhum.

Editor: khoirul muzaki
Permata Putra Sejati/Tribun Banyumas
Pemakanan korban pembunuhan dukun Slamet Banjarnegara, di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Rabu (5/4/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANNARNEGARA-  Korban dukun Slamet Banjarnegara kembali teridentifikasi atas nama Kuwat Santosa, warga Kecamatan Ngemplak, Sleman.

Kapolres Banjarnegara AKBP Era Johny Kurniawan mengatakan, berdasarkan hasil dari data ante mortem dan post mortem yang telah dicocokan, jenazah dengan nomor 6B, telah teridentikasi sebagai sebagai Kuwat Santosa.

"Tinggi badan 163 cm, berat badan 70 kg, dengan ciri-ciri rambut berdiri, bentuk wajah bulat, golongan darah O, dada lebar," katanya saat konferensi pers di Polres Banjarnegara, Kamis (25/5/).

Ia mengungkapkan, teridentisikasi langsung dari uji coba DNA pembanding dengan anak kandung almarhum.

"Saat ini dilakulan penggalian ulang khusus jenazah Kuat Santosa, jenazah hari ini langsung dibawa keluarga menuju daerah Yogyakarta di Kabupaten Sleman" ujar dia.

Teridentifikasinya Kuwat Santosa, maka saat ini masih ada tiga jenazah korban Mbah Slamet yang belum teridentifikasi.

Sementara, terkait perkembangan kasus, berkas perkara atas nama Budi Santoso, saat ini sudah P21, rencananya akan segara di limpahkan ke Kejaksaan.

"Kemudian berkas Tohari sendiri kemungkinan dalam waktu dekat hasil koordinasi dengan kejaksaan akan segera dikeluarkan P21 dan dilakukan tahap 2," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved