Berita Viral
Surat Pilu Anak Korban Pembunuhan Ayah Kandung di Gresik: Selamat Tinggal Teman-teman
Seorang ayah tega menghabisi anak kandungnya yang berusia 9 tahun dengan 24 tusukan yang terjadi pada Sabtu (29/4/2023) sekitar pukul 04.30 WIB.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang anak korban pembunuhan ayah kandung meninggalkan surat yang berisi ucapan selamat tinggal kepada teman-temannya.
Seorang ayah tega menghabisi anak kandungnya yang berusia 9 tahun dengan 24 tusukan yang terjadi pada Sabtu 29 April 2023 sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.
Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Gresik, Jawa Timur.
Dilansir dari TribunJatim, pelaku pembunuhan tersebut bernama Muhammad Qodad Afalul Kirom alias Afan.
Baca juga: Kaget Dengar Bunyi Petasan, Bayi 38 Hari di Gresik Jawa Timur Tewas
Adapun motif pembunuhan Afan terhadap sang anak lantaran kesal sang istri kembali bekerja sebagai lady companion (LC).
Diliat dari akun TikTok @sumkes.co ada secarik kertas dengan gambar dan tulisan yang dibuat oleh sang anak sebelum meninggal dunia, seperti mengungkapkan perpisahan.
Surat tersebut diketahui dibuat untuk teman-teman si anak yang tewas, karena ia menggambar empat orang.
Secarik kertas bertuliskan "selamat tinggal Airin" dengan gambar empat orang bocah itu ditemukan di kamar korban.
Dikutip dari Tribunnews Wakapolres Gresik, Kompol Erika Purwana Putra mengatakan gambar tersebut disinyalir menceritakan perpisahan dengan teman-temannya.
Baca juga: Pengakuan Jerry Tersangka Pembunuhan Mayat dalam Karung di Tegal
Kertas itu digambar dan ditulis oleh korban.
"Korban malamnya sebelum tidur sempat menggambar cerita dengan teman-temannya.
'Selamat tinggal Airin, Zee,'" ujar Erika Purwana, Minggu (30/4/2023).
Diketahui sang anak ditusuk menggunakan pisau dapur oleh ayahnya sendiri saat sedang tidur.
Bocah tersebut tewas di dalam kamar, di rumah kontrakannya yang berada di Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur.
Alasan Afan Membunuh
Dikutip TribunBanyumas.com dari berbagai sumber, Afan mengaku tidak sanggup membesarkan sang putri, sehingga ia pun tega menghabisi nyawa anaknya.
Dari pengakuannya, Afan bekerja di tempat konveksi.
Adapun besaran gajinya hanya Rp300 ribu.
Baca juga: Rombongan Emak-Emak Geruduk TKP Pembunuhan Dukun Pengganda Uang : Seperti Tempat Wisata
Dengan penghasilan tersebut, ia mengaku tidak cukup membesarkan anaknya yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.
Sementara sang istri juga dikabarkan meninggalkan rumah sejak Rabu 26 April 2023 sebelum pembunuhan itu terjadi.
Selain itu, Afan mengaku tidak menyesali perbuatannya, bahkan ia mengaku dalam kondisi sadar saat membunuh putrinya tersebut.
Dari pengakuannya, Afan tidak menyesali perbuatannya.
Ia bahkan mengaku dalam kondisi sadar saat menghabisi nyawa anak kandungnya itu.
Saat diperiksa, Afan juga membuktikan dirinya tidak dalam pengaruh narkoba.
Seusai membunuh korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Tandes. (*)
Baca juga: UPDATE Anak Bunuh Ibu Kandung di Pangkah Tegal, 3 Kemungkinan Motif: Gangguan Jiwa hingga Pesugihan
ayah bunuh anak
ayah bunuh anak kandung
Gresik
surat terakhir anak korban pembunuhan
TribunBanyumas.com
Hakim Viral Frank Caprio Tutup Usia, Kanker Pankreas yang Telah Sembuh Kambuh Lagi |
![]() |
---|
Video Upacara HUT ke-80 RI di Pati Diganggu Pendemo Dipastikan Hoaks, Diskominfo: Bukan di Pati |
![]() |
---|
Viral, Bendera One Piece Berkibar di Puncak Gunung Lawu Karanganyar. Begini Kata Pengunggah |
![]() |
---|
Viral Pembunuhan ODGJ Kendal Ditonton 22 Ribu Kali, Warganet Peringatkan Para Intel Lebih Waspada |
![]() |
---|
FAKTA Polisi Tilang Deretan Motor di Tempat Parkir Pabrik di Brebes, 15 Menit 116 Motor Ditilang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.