Berita Cilacap
Momen Hari Jadi Cilacap, Ketua DPRD Soroti Sejumlah Masalah, Mulai Kemiskinan dan Pengangguran
Masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Cilacap pada momen hari jadi atau HUT Cilacap.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat menyoroti beberapa permasalahan pada momen hari jadi atau HUT ke-167 Kabupaten Cilacap.
Hal tersebut disampaikan politikus PDI Perjuangan tersebut saat Rapat Paripurna DPRD baru-baru ini.
Taufik Nurhidayat menyoroti permasalahan mulai angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, stunting, pengangguran serta inflasi.
Angka kemiskinan tahun 2022 di Cilacap masih tinggi yaitu diangka 11,02 persen.
Baca juga: Pemantauan Hilal di Cilacap Terhalang Mendung, Hasil Pengamatan Tetap Dilaporkan ke Kemenag RI
Sedangkan angka kemiskinan ekstrem sebesar 2,19 persen dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebanyak 37.958 jiwa.
Kabupaten Cilacap masuk dalam kategori merah dengan 37 Desa prioritas sasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Selanjutnya, prevalensi stunting di tahun 2022 masih tinggi yaitu 17,6 persen.
Kemudian tingkat pengangguran tahun 2022 yang mencapai angka 9,62 persen, ditambah inflasi yang masih tinggi.
Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah target RPJMD ditambah lagi banyaknya kejadian bencana alam di Kabupaten Cilacap.
Baca juga: Ini Pesan Pj Bupati Yunita saat Pimpin Upacara Hari Jadi Ke-167 Kabupaten Cilacap
Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat saat ditemui TribunBanyumas.com seusai rapat menyebutkan bahwa usia 167 tahun merupakan momentum yang luar biasa.
Terlebih, di usia Kabupaten Cilacap sekarang ini menurut Taufik Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar selama 4 bulan menjabat sudah mengingatkan pola pikir semuanya akan esensi bernegara.
Yaitu dengan mencerdaskan kehidupan bangsa yang ditunjukkan dengan cita-cita serta data yang mendukung.
"Maka kemiskinan dan lainnya ini juga menjadi suatu target.
Dan kita akhirnya sadar bahwa harus ada cita-cita dan data, kemudian penyelesaian yang bertahap," katanya.
Baca juga: Relawan Anies Banyumas dan Cilacap Bertemu, Mulai Susun Strategi Pemenangan untuk Pilpres 2024
Lebih lanjut dikatakan Taufik bahwa momentum hari Jadi ini jangan dijadikan sebagai seremoni saja namun sebagai bentuk penyadaran terhadap rutinitas dalam mencapai target.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.