Perampokan di Rumah Wali Kota Blitar

Tiga Perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar Tertangkap, Dua Masih dalam Pengejaran

Tiga orang yang melakukan perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar pada Senin (12/12/2022) berhasil dibekuk oleh Tim Gabungan Jatanras Polda Jatim y

Editor: Pujiono JS
suryamalang.com/samsul hadi
Rumah Dinas Wali Kota Blitar di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar diduga dirampok. Polisi sedang menggelar olah TKP di rumah dinas, Senin (12/12/2022) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Tiga orang yang melakukan perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar pada Senin (12/12/2022) berhasil dibekuk oleh Tim Gabungan Jatanras Polda Jatim yang bekerja sama dengan Satreskrim Polres Blitar Kota.

Sementara itu dua orang perampok lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Penangkapan ini dilakukan tepat sebulan setelah kejadian perampokan pada bulan Desember 2022.

Polisi belum membeberkan hasil penangkapan perampok di rumah dinas Wali Kota Blitar karena masih akan melakukan pengembengan kasus ini.

"Benar 3 tersangka sudah berhasil kami tangkap dari beberapa lokasi berbeda. Nanti, akan disampaikan langsung dalam rilis lebih lengkap," kata Kanit III Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim, Kompol Trie Sis Bintoro pada Kamis (12/1/2023) dikutip dari TribunJatim.com.

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi dapat mengenali ciri spesifik empat dari lima perampok berdasarkan hasil rekaman CCTV.

Kamera CCTV yang berada di depan pagar rumah dinas sempat merekam wajah para pelaku ketika berjalan ke halaman.

Kasus Diambil Alih Polda Jatim

Kasus perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar akan diambil alih oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mulai Minggu (18/12/2022).

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono menjelaskan kasus yang terjadi pada Senin (12/12/2022) dini hari tersebut telah diambil alih Polda Jatim untuk mempermudah koordinasi.

“Mulai Minggu, penyidikan dan penyelidikan kasus sudah diambil alih Polda. Tentunya ini untuk memudahkan konsolidasi dan koordinasi sektoral,” jelasnya pada Senin (19/12/2022) dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya Polda Jatim sudah ikut terlibat dalam penanganan kasus perampokan ini sejak hari pertama dilaporkan.

Argo mengungkap tim gabungan untuk menangani kasus ini terdiri dari Ditreskrimum Polda Jatim, Satreskrim Polres Blitar Kota, Tim Inafis Polda Jatim, dan Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim.

Tim gabungan ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Totok Suharyanto.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved