KAI

Proyek Pembangunan Jembatan Rel KA Petak Linggapura-Brebes Rampung Februari, Roboh Karena Banjir

Bangunan jembatan rel kereta api (KA), BH 1120 petak Stasiun Linggapura-Bumiayu Dukuh Timbang, Tonjong, Brebes, Jawa Tengah segera dioperasionalkan.

Mamdukh Adi/TribunBanyumas.com
Kereta api melintas di proyek pembangunan jembatan rel Kereta Api (KA) perlintasan jalur Stasiun Linggapura-Bumiayu, Selasa (10/1/2023). Jembatan tersebut sebelumnya ambruk di Dukuh Timbang, Desa Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/1/2021). Menurut PT KAI Daop V Purwokerto, perjalanan KA kembali normal dengan pengalihan melewati jembatan jalur hilir karena jembatan jalur hulu yang menghubungkan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya via jalur Selatan ambruk akibat diterjang banjir Sungai Glagah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Bangunan jembatan rel kereta api (KA), BH 1120 petak Stasiun Linggapura- Bumiayu Dukuh Timbang, Tonjong, Brebes, Jawa Tengah segera dioperasionalkan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Didiek Hartantyo saat meninjau lokasi proyek pembangunan jembatan rel kereta api di Tonjong, Brebes, Selasa (10/1/2023).

Didiek yang meninjau lokasi proyek bersama Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan menuturkan awal Maret jembatan rel kereta api di Brebes tersebut bisa dioperasionalkan.

"Kami melihat penyelesaian pembangunan jembatan antara Stasiun Linggapura-Bumiayu.

Baca juga: Cegah Kecelakaan, PT KAI Daop 5 Purwokerto Tutup 30 Perlintasan Sebidang Tak Terjaga

Jembatan rel Kereta Api (KA) penghubung Stasiun Linggapura-Bumiayu ambruk di Dukuh Timbang, Desa Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/1/2021). Menurut PT KAI Daop V Purwokerto, perjalanan KA kembali normal dengan pengalihan melewati jembatan jalur hilir karena jembatan jalur hulu yang menghubungkan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya via jalur Selatan ambruk akibat diterjang banjir Sungai Glagah.
Jembatan rel Kereta Api (KA) penghubung Stasiun Linggapura-Bumiayu ambruk di Dukuh Timbang, Desa Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/1/2021). Menurut PT KAI Daop V Purwokerto, perjalanan KA kembali normal dengan pengalihan melewati jembatan jalur hilir karena jembatan jalur hulu yang menghubungkan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya via jalur Selatan ambruk akibat diterjang banjir Sungai Glagah. (ist)

Setelah kami amati dan mendapatkan laporan dari pengawas dan kontraktor, akhir Februari selesai sehingga awal Maret bisa dioperasikan untuk angkutan Lebaran 2023," kata Didiek kepada awak media termasuk TribunBanyumas.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jembatan Rel Kereta Api (KA), BH 1120 bentang 180 meter antara petak jalan Stasiun Bumiayu - Linggapura pada KM 305/56 Dukuh Timbang, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Brebes roboh akibat banjir pada Senin 1 Januari 2021.

Jembatan ini terputus akibat meluapnya sungai Glagah yang menggerus struktur dasar bangunan tiang jembatan.

Jembatan ini berada di jalur ganda lintas Selatan Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya. 

Selama pembangunan jembatan, perjalanan KA dialihkan melewati jembatan jalur hilir.

Baca juga: Ajak Dialog Warga yang Demo di Flyover Ganefo, Gubernur Ganjar Janji Carikan Solusi bersama PT KAI

Jembatan yang roboh merupakan jembatan jalur hulu yang menghubungkan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya via jalur selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut PT KAI juga melaksanakan penanaman pohon kayu keras di Stasiun Linggapura.

Penanaman pohon dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. (*)

Baca juga: Manjakan Penumpang Kereta, PT KAI Daop 5 Hadirkan Stan Ngopi Santuy di Stasiun Purwokerto

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved