Berita Cilacap

Mulai Hari Ini 1 Desember 2022, Warga Cilacap yang Membeli Biosolar Wajib Gunakan QR Code

Mulai 1 Desember 2022, masyarakat Cilacap yang akan membeli Biosolar wajib menggunakan QR Code yang didapat setelah mendaftar subsidi tepat MyPertamin

Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Mulai 1 Desember 2022, masyarakat Cilacap yang akan membeli Biosolar wajib menggunakan QR Code yang didapat setelah mendaftar subsidi tepat MyPertamin 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Mulai 1 Desember 2022, masyarakat Cilacap yang akan membeli Biosolar wajib menggunakan QR Code yang didapat setelah mendaftar subsidi tepat MyPertamina.

Hal ini merupakan langkah uji coba untuk menyalurkan BBM subsidi, khususnya Biosolar tepat sasaran, secara real time dan online sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (SK Kepala BPH Migas) nomor 4 tahun 2020.

Khusus wilayah Jawa Tengah, uji coba full journey ini akan dilakukan di 10 SPBU Kabupaten Cilacap, 14 SPBU Kabupaten Wonogiri, dan 21 SPBU Kabupaten Jepara.

Anggota Polres Kudus mengamankan SPBU di Kudus, Rabu (31/8/2022), jelang kenaikan harga BBM bersubsidi yang dikabarkan naik mulai 1 September 2022. Pengamanan dilakukan di 25 SPBU yang ada di wilayah tersebut.
Anggota Polri mengamankan sebuah SPBU. Mulai 1 Desember 2022, masyarakat Cilacap yang akan membeli Biosolar wajib menggunakan QR Code yang didapat setelah mendaftar subsidi tepat MyPertamin

Full journey merupakan kewajiban transaksi pembelian BBM subsidi secara penuh menggunakan kode QR yang sudah didaftarkan oleh pelanggan melalui .

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengatakan, uji coba full journey ini akan dilakukan di 10 SPBU Kabupaten Cilacap.

Selain itu, uji coba juga akan dilakukan di 14 SPBU Kabupaten Wonogiri dan 21 SPBU Kabupaten Jepara.

Brasto mengatakan, uji coba dilakukan agar penyaluran biosolar tepat sasaran secara real time dan online.

Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (SK Kepala BPH Migas) Nomor 4 tahun 2020.

“Pelaksanaan uji coba full journey hanya dilakukan bagi konsumen biosolar yang menggunakan kendaraan roda empat atau roda lebih dari empat," kata Brasto melalui keterangan tertulis, Rabu (30/11/2022).

Dalam SK Kepala BPH Migas nomor 04 tahun 2020, disebutkan volume pembelian biosolar untuk kendaraan pribadi roda empat dibatasi maksimal 60 liter per hari per kendaraan.

Sedangkan untuk kendaraan penumpang atau barang roda empat atau lebih dibatasi maksimal 80 liter per hari per kendaraan.

Adapun untuk kendaraan penumpang atau barang roda enam atau lebih dibatasi maksimal 200 liter per hari per kendaraan.

"QR code diuji cobakan full journey agar penyaluran BBM biosolar bisa dimonitor secara real time sesuai dengan SK Kepala BPH Migas tersebut," ujar Brasto.

Untuk mendapat kode QR code, pelanggan biosolar bisa mendaftarkan kendarannya pada website www.subsiditepat.mypertamina.id.

"Kami mengimbau untuk pengguna kendaraan di Jawa Tengah untuk segera mendaftarkan kendaraannya pada program subsidi tepat BBM subsidi," kata Brasto.

Brasto mengatakan, Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menyalurkan pasokan energi baik BBM secara merata ke seluruh masyarakat Indonesia.

Apabila pelanggan membutuhkan informasi dan menyampaikan keluhan seputar produk dan layanan dari Pertamina Patra Niaga, dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center. (***)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Catat, Mulai 1 Desember Pembelian Biosolar di 3 Kota di Jateng Wajib Pakai QR Code

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved