Wisata Cilacap
Menikmati Pantai Rancah Babakan di Cilacap, Punyai Keindahan Alam Tersembunyi
Bagi Anda yang ingin merencanakan liburan ke Cilacap, jangan lewatkan untuk berwisata ke Pantai Rancah Babakan.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS.COM - Bagi Anda yang ingin merencanakan liburan ke Cilacap, jangan lewatkan untuk berwisata ke Pantai Rancah Babakan.
Pantai Rancah Babakan merupakan pantai yang masih alami.
Hanya sedikit wisatawan yang berkunjung ke pantai ini, karena akses menuju ke pantai ini masih terbatas.
Pantai Rancah memiliki pasir putih dan kerikil dengan warna berbeda yang muncul saat air pasang, namun saat laut surut tampak juga beberapa batuan yang bisa Anda gunakan untuk duduk sembari menikmati pemandangan air laut.
Baca juga: Menyusuri Keindahan Wisata Bahari di Segara Anakan Cilacap
Pantai ini juga dikelilingi pepohonan hijau yang tumbuh di sepanjang pantai, sehingga pengunjung dapat menikmati segarnya udara pantai.
Berbatasan dengan Hutan Nusakambangan
Selain mempunyai pemandangan pantai yang mempesona, Pantai Rancah berbatasan langsung dengan hutan Pulau Nusakambangan.
Jadi Anda bisa melihat berbagai jenis tamanan yang ditemukan di wilayah tersebut.

Pulau Rancah Babakan Nusakambangan memiliki luas 11.511 hektar yang memiliki keanekaragaman hayati, hutan hujan tropis dataran rendah dan wisata.
Wisata yang berada di pulau ini adalah gua dan benteng, yang saat ini digunakan sebagai laboratorium peneliti dan sebagai sumber air bersih bagi warga Kecamatan Kampung Laut.
Baca juga: Menyusuri Benteng di Pulau Nusakambangan Cilacap yang Hampir Tidak Terjamah
Pengunjung juga bisa berwisata ke tempat tersebut tanpa dipungut biaya seperserpun.
Menuju Pantai Harus Menggunakan Perahu
Untuk dapat mencapai pantai ini Anda harus menyeberangi Selat Nusa Kambangan dengan perahu. Perlu waktu sekitar 2 jam untuk menuju pantai dari pelabuhan Seleko Cilacap.
Saat melakukan perjalanan ke Pantai Rancah, Anda akan melewati 4 lapas yang masih beroperasi diantaranya Lapas Batu, Besi, Kembang Kuning dan Permisan.

Perahu yang akan menghantar wisatawan menggunakan perahu compreng, yang bisa mengangkut 20- 25 penumpang.