Rabu, 8 April 2026

Asam Lambung

Sama-sama Nyeri di Ulu Hati, Begini Perbedaan Asam Lambung dan Maag

asam lambung dan maag mempunyai gejala nyeri di ulu hati. Hal ini sering disebut penyakit maag dan asam lambung dikira sama, padahal berbeda.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
PEXELS
Ilustrasi nyeri di perut. Penyakit asam lambung dan maag sama-sama mempunyai gejala nyeri di ulu hati. Hal ini sering disebut penyakit maag dan asam lambung dikira sama. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Penyakit asam lambung dan maag sama-sama mempunyai gejala nyeri di ulu hati.

Tidak mengherankan jika banyak orang menyebut penyakit maag dan asam lambung itu sama.

Padahal kedua penyakit ini berbeda. Lalu apa perbedaannya? Berikut penjelasannya:

Baca juga: Ini 9 Makanan yang Aman bagi Penderita Asam Lambung: Melon dan Yogurt Boleh Loh

Penyakit asam lambung adalah penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi akibat asam lambung, dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke atas kerongkongan.

Penyakit asam lambung disebut sudah masuk tahap kronis apabila asam lambung ini sudah sering kumat atau kambuh.

Bebeda dengan maag atau yang disebut dengan gastriris.

Gastriris merupakan terjadinya peradangan atau iritasi atau erosi yang terjadi pada lapisan lambung

Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba atau akut atau pun kronis.

Dari segi gejala ada perbedaan antara asam lambung dengan maag.

Lalu apa perbedaan gejala asam lambung dan maag?

Untuk membedakannya, perlu diketahui gejala asam lambung yaitu:
1. Dada berasa panas seperti terbakar
2. Rasa asam di bagian belakang mulut
3. Bau mulut tak sedap
4. Batuk kering
5. Sakit tenggorokan
6. Kesulitan menelan
7. Sesak nafas atau asma
8. Mulas dan gejala memburuk saat terbaring atau membungkuk

Walaupun sama-sama terdapat gejala sensai terbakar, namun maag mempunyai sensasi terbakar ada pada usus.

Berbeda dengan gejala asam lambung, berikut ini adalah gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita maag:
1. Sensasi terbakar pada usus di antara pusar dan juga tulang dada
2. Nyeri atau tidak nyaman pada 2-3 jam setelah makan
3. Rasa sakit pada perut sehingga penderita terbangun pada malam hari
4. Perut kembung
5. Sering bersendawa
6. Rasa sakit berkurang setelah makan atau minum obat
7. Terdapat darah atau feses di kotoran
8. Sering muntah

Untuk mengetahui secara pasti apakah Anda mengidap penyakit asam lambung atau maag, disarankan untuk segera periksa ke dokter, agar tidak semakin memperparah kondisi penyakit yang dialami.

ADR

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved