Pemilu 2024

Anggota Pemuda Pancasila Jateng Tak Harus Dukung Anies sebagai Capres di Pemilu 2024

Namun demikian, di Jateng, Ketua DPW Pemuda Pancasila Jateng, Bambang Eko Purnomo atau akrab disapa BEP menuturkan tidak memaksakan anggotanya.

tribunbanyumas.com/rahdyan
Ketua Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo. Pemuda Pancasila Jateng tidak harus mengikuti arahan Ketua Umum Pemuda Pancasila yang mendukung Anies Baswedan sebagai capres di Pemilu 2024. 

Saat ini dirinya masih membebaskan anggotanya untuk menentukan pilihan.

"Tapi kalau pernyataan Ketua Umum PP seperti itu.

Apapun kami sebagai kader Pemuda Pancasila siap mendukung," tandasnya.

Di sisi lain koordinator Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies) pastikan Jawa Tengah tidak ada politik identitas setelah  Anies Baswedan dideklarasikan Partai Nasdem sebagai bakal calon Presiden.

Baca juga: DPD PAN Kabupaten Pekalongan Bakal Usulkan 4 Nama Capres untuk Pemilu 2024, Ada Ganjar dan Anies

Koordinator Presidium DPW Anies, Joko Purnomo mengatakan, setelah dideklarakasikan Partai Nasdem, para relawan Anies di tingkat Kabupaten Kota hingga kecamatan diminta untuk membangun kerjasama dengan partai pengusung serta bersinergi dengan semua elemen masyarakat.

"Tahapan ini paling penting untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya tentang siapa visi misi Anies Baswedan," tuturnya.

Pihaknya juga meminta kepada para relawan agar rumah tinggalnya dijadikan pusat data untuk memberikan informasi mengenai sosok Anies Baswedan.

Hal tersebut agar dapat memberikan akses kepada masyarakat.

"Karena tahapan pemilu hanya 75 hari.

Sementara partai politik sebagai peserta pemilu dan pemegang otoritas mengusulkan pasangan calon pada 11 Desember 2023.

Bayangkan ada waktu 11 bulan kosong tidak ada aktivitas pemilu.

Makannya teman-teman relawan kami dorong membantu peserta dan kandidat menyampaikan informasi seluas-luasnya," ujarnya.

Baca juga: Survei SMRC Anies-AHY Menangi Pilpres, AHY: Ada Harapan Masyarakat!

Joko menuturkan terkait politik identitas Anies Baswedan tidak mengeluarkan kebijakan tersebut.

Mengenai sah atau tidak politik identitas, pihaknya mengklaim relawan Anies di Jateng tidak pernah mengkampanyekan hal itu.

"Bahkan di relawan Anies di Jateng  beragam tidak hanya beragama Islam saja.

Ada agama yang lain.

Sesuai perintah mas Anies Baswedan kobarkan semangat persatuan dan kesatuan," imbuhnya.(*)

Baca juga: 4 Parpol Baru Gagal Ikut Pemilu 2024, Tereliminasi saat Verifikasi Administrasi Tahap 1

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved