Kuliner Purbalingga

Warung Makan Rawisan Ninine, Opor Ayamnya Benar-benar Istimewa

Warung Rawisan Ninine yang berada di Purbalingga tak pernah sepi pengunjung karena kelezatan makanannya.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
Google Review
Menu opor ayam di Warung Makan Rawisan Ninine di Purbalingga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Bagi yang ingin berlibur ke Purbalingga pastikan Anda mampir ke warung makan yang bernama Warung Rawisan Ninine.

Warga Purbalingga pasti tidak asing dengan tempat tersebut.  Lokasinya yang terpencil, jauh dari kota, tidak membuat warung kecil itu sepi pelanggan. Karena dari mulut ke mulut, keberadaan Warung Makan Rawisan ‘Ninine’ menyebar.

Rawisan Ninine
Warung Makan Rawisan Ninine di Kutasari, Purbalingga. Warga Purbalingga pasti tidak asing dengan Warung Makan Rawisan Ninine.  Lokasinya yang terpencil, jauh dari kota, tidak membuat warung kecil itu sepi pelanggan. Karena dari mulut ke mulut, keberadaan Warung Makan Rawisan ‘Ninine’ menyebar.

"Warung makan ini layak menjadi salah satu tujuan kuliner, dengan tempat yang cocok untuk bernostalgia, mengingat makanan yang disedikakan kakek nenek kita" ungkap salah satu pengunjung yang menuliskan review di ulasantempat.com

Baca juga: Kuliner Legendaris Dekat Alun-alun Purbalingga, Tahu Gecot Pak Imoeh. Bisa Pesan Kematangan Tahu

Baca juga: Unik! Sroto di Toyorejo Purbalingga Disajikan dalam Kelapa Muda

Baca juga: 6 Kuliner Populer Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Purbalingga, Ada Soto hingga Gulai

Suasana warung itu tidak seperti rumah makan pada umumnya. Karena bangunan lebih mirip rumah yang berada di kampung-kampung.

Namun pengunjung tidak peduli  bangunan dan interior, karena menu yang disajikan mengunggah selera

"Kami hanya ingin menikmati opor ayam kampung, sayur kering tempe hitam dan sambal segar yg baru dibuat kadang juga dengan sajian pete rebus yg paling disukai , bisa disantap dengan ketupat atau nasi, untuk minumnya cukup teh hangat, teh dingin dan kopi, sangat nikmat dan murah, pasti ketagihan" ungkap penulis dengan nama akun ciptoutomosan.

Opor Ayam
Opor ayam di Warung Makan Rawisan Ninine, Kutasari, Purbalingga

Menu yang khas yang disajikan di warung ini adalah opor ayam kampung. Masakan ini berbeda dengan opor di rumah makan besar di kota.

Daging ayam kampung dimasak sampai lunak. Kuah opor dengan santan dan dilengkapi bawang goreng.  

Selain itu, ada sambal khas desa yang patut dinikmati bersama opor ayam, jika anda suka makan petai, juga tersedia petai rebus hingga petai bakar.

Selain itu di warung Ninine juga meyediakan rempeyek kacang khas desa, dan tersebut hanya bonus.  

Soal harga, tak perlu khawatir. Dibanding rumah makan di kota, harga opor ayam di warung ninine boleh terbilang masih miring.

Baca juga: Kuliner Unik Banyumas: Mendoan Ghosting Sawangan Purwokerto. Ada Isian, Dijamin Tak Bikin Sakit Hati

Baca juga: Lagi Viral di Banyumas, Mendoan Jumbo Ukuran 30x30 Cm. Baru Dimasak saat Pembeli Datang

Baca juga: Tahu Kupat Legendaris Mbah Djawi Asli Banyumas, Tanpa Penyedap Rasa, Pertahankan Resep Awal

Satu mangkok besar berisi delapan potong daging ayam terdiri dari paha, dada dan bagian lainya, hanya Rp 50 ribu. Karena harga yang tidak mahal itu, banyak pelanggan dari kota yang datang ke warung ini.

Pelanggan tidak perlu khawatir lupa menghitung berapa potong ayam yang telah dimakannya. Penjual sudah menghitung potongan ayam yang disajikan dalam mangkok besar. Setelah pembeli selesai makan baru dihitung sisanya.

“Kalau hari minggu atau libur, lumayan ramai mas. Saya dan istri bisa masak sepuluh sampai limabelas ekor ayam,” ujar Narsim dikutip dari blog dinporapar.go.id

Dapur Rawisan Ninine
Suasana di dapur Warung Makan Rawisan Ninine di Kutasari, Purbalingga.

Salah seorang pengunjung, Muhamad mengaku citarasa opor tradisional yang dimasak dengan menggunakan tungku kayu ini merupakan warisan resep turun temurun dari beberapa generasi sebelumnya sehingga terasa pas di lidah. 

"Warung Rawisane Ninine tempatnya bersih dan luas,  menu ayam kampung, bumbu ayam kecap dan goreng disajikan panas terasa nikmat. Untuk harga terjangkau murah meriah, selain itu tempat parkir lumayan luas bagi  mobil dan motor" kata Suyono saat menuliskan reviewnya.

Lokasi warung makan ini tidak jauh dari situ Tirto Marto, sumber mata air yang menjadi pusat tempat wisata. 

Jadi untuk mencari warung makan ini, jika kesulitan cukup menyebut situ Tirto Merto. Penduduk setempat pasti sudah mengetahuinya. 

(ADR)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved