Berita Cilacap

Pencuri Brankas Selebgram Dara Arafah Tak Hanya Sekali Beraksi, Ini Pengakuan Tetangga di Cilacap

Sejumlah tetangga Musridah pun kaget mendengar informasi tersebut lantaran ini bukan yang pertama kali Musridah melakukan aksi kejahatan serupa.

IG Dara Arafah
Kolase foto Dara Arafah dan aksi pencurian yang dilakukan asisten rumah tangga bernama Musridah yang merupakan warga Cilacap, Jawa Tengah terekam kamera CCTV. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Musridah warga Dusun Sidanegara RT 06 RW 02 Desa Sidanegara, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah diduga sebagai terduga pelaku pencurian brankas di rumah selebgram Dara Arafah.

Sejumlah tetangga Musridah pun kaget mendengar informasi tersebut lantaran ini bukan yang pertama kali Musridah melakukan aksi kejahatan serupa.

Diberitakan sebelumnya, Musridah merupakan asisten rumah tangga (ART) selebgram cantik Dara Arafah.

Musridah diduga mencuri brankas di rumah Dara Arafah ketika penghuni rumah sedang pergi.

Baca juga: Pencuri Brankas Selebgram Dara Arafah Bilang Mau Pulang ke Cilacap Ibunya Meninggal, Ini Faktanya!

Dara Arafah pun sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Utara.

Tetangga yang juga teman kecil Musridah, Nova (bukan nama sebenarnya) mengatakan bahwa dirinya mengetahui aksi Musridah dari media sosal.

Nova mengaku bahwa dirinya sempat kaget saat mendengar berita itu.

Menurut Nova, sebelumnya Musridah juga sempat melakukan aksi yang sama.

"Kalau kaget sih sempat yah kenapa begitu lagi, sebelumnya juga pernah dia didatengin polisi kasus yang sama.

Tapi kalau sekarang dengernya lebih parah, sudah 2 kali ini kasus kejahatan," ungkap Nova kepada TribunBanyumas.com Rabu (7/9/2002).

Selebgram Dara Arafah mengalami musibah, brankas di rumahnya dicuri seseorang yang diduga merupakan asisten rumah tangganya.
Selebgram Dara Arafah mengalami musibah, brankas di rumahnya dicuri seseorang yang diduga merupakan asisten rumah tangganya. (IG Dara Arafah)


Nova sempat merasa heran ketika mendengar aksi kejahatan yang dilakukan teman semasa kecilnya itu. 

Pasalnya ketika bermain dan bergaul bersama, Musridah dikenal sebagai sosok yang baik dan seperti teman yang lain pada umumnya.

Menurut Nova, tidak ada sama sekali tabiat pencuri dalam diri Musridah.

"Teman main bareng disini, dari dulu kecil ngga pernah nyuri-nyuri.

Anaknya ya biasa baik, kok sekarang jadi begini itu kenapa saya ngga tahu," jelasnya.

Baca juga: FAKTA Penelusuran Rumah Terduga Pelaku Pencurian Brankas Selebgram Dara Arafah di Cilacap

Sementara itu, Sanan selaku Kaur Umum Desa Sidanegara sekaligus teman sekolah dan tetangga Musridah menuturkan bahwa selama ini dirinya mengenal Musridah sebagai sosok yang mudah membaur dengan lingkungan.

Bahkan, Musridah dikatakan Sanan tak pernah absen mengikuti berbagai kegiatan di lingkungan rumahnya seperti gotong royong, kerja bakti, dan juga membantu tetangganya.

"Setahu saya orangnya rajin artinya dalam kegiatan di lingkungan seperti gotong royong ikut.

Suruh bekerja bertani ya biasa pada umumnya, seperti masyarakat biasa tidak ada kelakuan aneh-aneh.

Selama sekian tahun sama tetangga akur ngga ada apa-apa," ungkap Sanan.

Lebih lanjut Sanan menuturkan bahwa aksi kejahatan yang dilakukan Musridah belakangan ini dilakukan setelah ia bercerai dengan suaminya.

Baca juga: Warga Cilacap Diduga Terlibat Aksi Pencurian Brankas di Rumah Selebgram Dara Arafah, Terekam CCTV

Sebelumnya diketahui bahwa Musridah dan suaminya sempat merantau ke beberapa daerah seperti Jakarta, Sumatera juga Kalimantan.

Namun setelah adanya perceraian itu, kemudian Musridah bekerja menjadi ART di Jakarta hingga sekarang.

"Yang jelas yang saya tahu persis tidak ada hal-hal yg mencurigakan.

Hal apa yang mendasari tidak tahu kenapa bisa sampai begini dan sudah 2 kali ini, itu semenjak pisah sama suaminya," jelasnya.

Diceritakan Sanan bahwa sebelumnya Musridah juga pernah melakukan aksi hampir serupa dirumah majikannya.

Bahkan pihak kepolisian sempat mendatangi rumah Musridah kala itu.

Terkait kasus saat ini yang sedang hangat diperbincangkan, kata Sanan pihak kepolisian sudah menemuinya untuk konfirmasi.

Hanya saja tidak datang ke rumah Musridah lantaran tidak ada jejak Musridah di kampung halamannya itu.

"Pihak kepolisian juga sempat menemui saya, karena tahun lalu juga pernah ada kasus serupa hampir mirip.

Kalau keberadaannya tidak pulang ke sini, walaupun ada informasi katanya tanggal 25 Agustus pulang ke Sidanegara sepengetahuan saya tidak," terang Sanan. (**)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved