Berita Jateng

Sidak SPBU di Rembang, Ganjar: Stok BBM di Jawa Tengah Masih Aman

Gubernur Jawa Tengah melakukan pemantauan langsung di SPBU untuk melihat kondisi terkini pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: Pujiono JS
IST
Gubernur Jawa Tengah melakukan pemantauan langsung di SPBU untuk melihat kondisi terkini pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, REMBANG - Pemerintah telah secara resmi menaikkan harga Pertalite, Pertamax, hingga solar pada Sabtu (3/9/2022). Untuk melihat kondisi terkini pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pemantauan langsung di SPBU.

Pemantauan secara mendadak itu dilakukan Ganjar di tengah lawatannya ke Kabupaten Rembang, Selasa (6/9/2022).

Gubernur Jawa Tengah melakukan pemantauan langsung di SPBU untuk melihat kondisi terkini pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)
Gubernur Jawa Tengah melakukan pemantauan langsung di SPBU untuk melihat kondisi terkini pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) (IST)

Mobil yang dikendarai Ganjar, tiba-tiba langsung memasuki SPBU Tireman, Kecamatan Rembang Kota. Dan, kemudian ia menemui warga yang sedang mengantre membeli Pertalite, dan mengajak berdialog.

"Ini memang antre begini tiap hari?" tanya Ganjar ke petugas SPBU.

"Memang tiap hari ramai begini. Terus ada kenaikan, tambah antre," jawab petugas tersebut.

Orang nomor satu di Jateng itu kemudian mengecek ke antrean Pertamax. Ia kembali mengajak dialog terkait stok dan pelayanan di SPBU setempat.

"Satu per satu orang yang membeli tidak ada gejolak apa, biasa saja. Tadi yang beli Pertalite tapi mobil ditanyain pakai aplikasi apa tidak. Kalau belum dimasuklam secara manual. Artinya memang sudah ada kontrol," ujar Ganjar.

Baginya, terpenting adalah sampai hari ini kondisi masih aman, dan masyarakat bisa terlayani dengan baik.

"Tapi juga tidak semuanya menggunakan Pertalite, contohnya tadi ada yang kita lihat sepeda motor yang kemudian mereka mengisi Pertamax. Ternyata memang dari awal lebih senang pakai Pertamax karena mesinnya lebih terjamin," paparnya.

Dari warga yang antre tersebut, kata Ganjar memiliki profesi yang setara. Seperti wiraswasta atau karyawan pabrik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved