Persis Solo
Ini Hasil Pertemuan Suporter dengan Manajemen, Demo di Kantor Persis Solo, Teriakan Jacksen Out!
Ratusan suporter Persis Solo menyalakan flare dan meneriakan 'Jacksen Out' saat menggeruduk dan melakukan aksi demo di mes dan kantor Persis Solo.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Ratusan suporter Persis Solo menyalakan flare dan meneriakan 'Jacksen Out' saat menggeruduk dan melakukan aksi demo di mes dan kantor Persis Solo yang ada di Jalan Dr Sutomo Penumping, Laweyan, Solo pada Senin (15/8/2022) siang.
Suporter menuntut agar pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago mengundurkan diri atau manajemen memecat pelatih asal Brasil tersebut, desakan ini merupakan buah dari empat kekalahan beruntun Persis Solo pada empat pertandingan di Liga 1.
Perwakilan suporter pun melakukan pertemuan dengan manajamen dan sudah ada hasilnya.
Dalam empat kali pertandingan, Persis tidak pernah menang meskipun di kandang sendiri.
Baca juga: Jacksen Tiago Korban ke-3 Kerasnya Liga 1? Nasibnya di Ujung Tanduk, Suporter Persis Solo Demo
Praktis, belum ada koleksi poin dari Laskar Sambernyawa.
Posisi Persis yang merupakan juara Liga 2 musim lalu itu pun semakin terbenam di dasar klasemen.
Suporter melakukan aksi berjalan dari arah pertigaan Paragon menuju ke selatan ke mes Persis Solo.
Sebelum tiba di depan mes, Manajer Persis Solo Erwin Widianto menemui massa untuk mengajak diskusi perwakilan kelompok suporter.
Baca juga: Nasib Paulo Henrique, di PSIS Semarang dan Persis Solo Gagal, Uthai Thani Datangkan Striker Baru
Selain menyanyikan chant yang biasa dibawakan di tribun, mereka dengan lantang meneriakkan 'Jacksen Out'.
Dari perwakilan masing-masing kelompok, suporter bertemu dengan pihak manajemen maupun owner.
Tampak, Komisaris Utama Persis Solo Kevin Nugroho ikut menemui perwakilan suporter.
Setelah 1 jam, perwakilan kelompok suporter bertemu dengan manajamen dan owner keluar.
Baca juga: Buntut Bentrok Suporter Persis Solo di Jogja, Gibran Minta Ambil Rute Lain Menuju ke Magelang

Topan, salah satu kelompok suporter menyampaikan hasil pertemuan dengan pihak manajemen dan owner.
"Kita sudah mengasihkan tuntutan kita, bahwa Jacksen harus out.
Dan sudah ada perjanjian pihak manajemen minta waktu selama satu minggu (pekan)," ungkapnya.