Jumat, 8 Mei 2026

Pembantu Tewas di Rumah Majikan

Tertangkap! Pembunuh ART di Tegalreja Cilacap Merupakan Teman Kerja, Mengaku Sakit Hati

Polisi menangkap S (48), pria yang diduga membunuh J, asisten rumah tangga (ART) yang ditemukan tewas di rumah majikan di Tegalreja, Cilacap.

Tayang:
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi tersangka ditahan. Polres Cilacap menangkap pelaku pembunuhan J, asisten rumah tangga di Tegalreja, Cilacap. Pelaku berinisial S merupakan teman kerja J di rumah majikan mereka. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Polisi menangkap S (48), pria yang diduga membunuh J, asisten rumah tangga (ART) yang ditemukan tewas di rumah majikan di Kelurahan Tegalreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.

Polisi menangkap S di rumah di Desa Gumelar, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas.

Kasi Humas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto mengatakan, S tega membunuh J karena sakit hati.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi berhasil mengungkap siapa terduga pelaku," kata Gatot, Senin (8/8/2022) sore.

Baca juga: Ada Luka Sayatan Leher. Polisi Masih Selediki Kasus ART Tewas Bersimbah Darah di Tegalreja Cilacap

Baca juga: Dipanggil Anak Majikan Tak Menjawab, ART di Tegalreja Cilacap Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Menurut Gatot, S merupakan teman kerja J di rumah tersebut.

Kepada polisi, S mengakui perbuatannya. Menurut S, dia menghabisi J seorang diri.

Awalnya, S memukul kepala J di bagian atas telinga, hingga J tak sadarkan diri.

"S memukul korban menggunakan punggung golok, di kepala bagian atas telinga korban," kata Gatot.

Setelah J pingsan, S menggorok leher J menggunakan golok tersebut.

"Motif terduga pelaku, dari keterangannya, bahwa ia melakukan perbuatan tersebut karena sakit hati kepada korban," jelas Gatot.

S sakit hati karena tidak diperbolehkan pulang ke gudang milik majikan keduanya, di Jalan Rinjani, Cilacap.

Hingga akhirnya, S kehujanan dan terpaksa tidur di garasi.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Tebing Sungai Serayu di Maos Cilacap Longsor. Rusak Rumah Warga dan Ancam Makam

Baca juga: Cilacap Sering Diguncang Gempa Akhir-akhir Ini, Ada Apa? Ini Kata Ahli

Tak hanya itu, S juga sakit hati karena diminta J mengantar pulang ke Banjarnegara. Padahal, saat itu, S tak memiliki uang.

Saat ini, polisi masih memeriksa S di Mapolres Cilacap.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya golok yang digunakan untuk menghabisi nyawa J.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved