Berita Pemalang

Motor Ketua Bawaslu Pemalang Raib Digondol Maling di Parkiran Kantor, Ketahuan saat Mau Pulang

Niat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pemalang Hery Setyawan pulang ke rumah setelah lembur di kantor tertahan.

Editor: rika irawati
FREEPIK.COM
Ilustrasi sepeda motor dirantai agar tidak mudah dicuri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Niat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pemalang Hery Setyawan pulang ke rumah setelah lembur di kantor tertahan.

Sepeda motor yang menjadi sarana transportasi, raib digondol maling dari tempat parkir kantor Bawaslu Pemalang.

Heri mengungkapkan, pencurian itu terjadi Senin (6/6/2022), sekitar pukul 04.00-05.00 WIB.

Sepeda motor merek Honda Vario bernomor polisi G 5329 ZI tersebut sebelumnya berada di parkiran bersama sejumlah motor lain kantor tersebut.

"Semalam, saya kerja lembur menyelesaikan pekerjaan. Tetapi, saat mau pulang, sepeda motor sudah tidak ada di tempat parkir."

"Kantor ada petugas keamanan namun yang keluar masuk di lingkungan kantor tersebut tidak hanya staf Bawaslu, ada juga kantor lembaga lain," kata Hery, Selasa (7/6/2022), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Warga Pemalang Meninggal, Terjatuh dari Sepeda saat Ikuti Gowes Hari Sepeda Dunia

Baca juga: Nelayan Asal Pemalang Tewas di Tengah Laut, Sempat Mengeluh Lemas hingga Pingsan saat Menarik Jaring

Baca juga: Rob Belum Surut, Warga di Ulujami Pemalang Mulai Terserang Gatal

Dia menambahkan, saat kejadian, ada sekitar empat sepeda motor yang tengah diparkir. Namun, hanya sepeda motor miliknya yang dicuri maling.

"Dari keterangan penjaga, pada pukul 04.00 WIB, sepeda motor milik saya masih ada di parkiran namun sekitar satu jam kemudian, sudah tidak ada."

"Kaget tentunya ya, mau pulang, sepeda motor tidak ada. Ya, ini menjadi pembelajaran bagi kami di sini untuk lebih waspada dan berhati-hati," tambah dia.

Hery menambahkan, ke depan, pihaknya mengusulkan untuk peningkatan keamanan lingkungan lewat pemasangan kamera pengawas.

"Sayangnya, kantor ini belum dipasang kamera pengawas sehingga tidak bisa memantau atau melihat rekaman kejadian."

"Belum ada anggaran untuk pembelian kamera pengawas atau CCTV."

"Ke depan akan kami usulkan untuk segera dipasang, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," kata dia.

Terkait kejadian tersebut, Hery telah melaporkan ke polisi.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena lingkungan yang tadinya aman, bisa jadi menjadi tidak aman jika lengah. (*)

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved