Pertamina

Pertamina Siapkan Aplikasi My Pertamina untuk Kontrol Distribusi Pertalite

Pertamina terus mengontrol Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite agar tepat sasaran.

tribun/hanes
BTP alias Ahok saat menghadiri Leader Forum UKSW di Salatiga, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA – Pertamina terus mengontrol Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite agar tepat sasaran.

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menuturkan, permintaan BBM di Indonesia terus naik.

"Permintaan bahan bakar minyak masih naik, itu tidak bisa dihindari," kata Ahok, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Pertamina Pastikan Pasokan LPG saat Lebaran Aman, Ada Layanan Pesan Antar Bright Gas di Telepon 135

Menurutnya, pemerintah sedang menyiapkan sistem agar BBM subsidi tepat sasaran.

Kontrrok  yang dilakukan dengan sistem melalui aplikasi milik Pertamina yakni My Pertamina.

"Pemerintah baru menyiapkan sistem untuk mengontrol BBM subsidi dengan aplikasi My Pertamina," ucapnya.

Ia mengungkapkan agar masyarakat kelas ekonomi menengah tidak rusak.

"Saat rapat kemarin, saya juga mengatakan harusnya dalam satu rumah misalnya satu KK punya mobil mewah tidak diperbolehkan mengisi mobilnya pakai pertalite," ujarnya.

Baca juga: Konsumsi Pertalite Jateng Naik 16 Persen, Pertamina Pastikan Stok dan Pasokan Lancar

"Untuk masyarakat kelas menengah pun atau yang tidak mampu, kita tidak mau kelas ekonominya rusak," tandasnya.

Selain itu, ia menampik rumor bahwa BBM subsidi jenis Pertalite akan dihapus.

"Tidak ada penghapusan pertalite sampai hari ini.

Pemerintah sudah menugaskan Pertamina tidak ingin menambah inflasi, kalau daya beli rakyat kita turun pasti semua industri kita habis," paparnya.

Baca juga: Pertamina Pastikan Kelancaran Pasokan BBM di Trans Jawa selama Arus Mudik, Ada Mobil Siaga Juga

“Jadi pemerintah menginginkan daya beli rakyat kita naik, tapi subsidi harus tepat sasaran," Ahok menambahkan.

BTP berharap agar minyak mentah tidak jadi naik.

"Kita sama sama berdoa agar minyak tidak jadi 200 dollar per barel," harapannya.

Baca juga: Bertemu Pertamina, Ganjar Minta Stok BBM di Jalur Padat dan Alternatif Mudik Jadi Perhatian

Saat disinggung terkait pertashop, BTP mengaku terus menambah jaringan pertashop.

"Kita akan tetap terus mendorong pertashop, karena itu termasuk jaringan nanti ya," kata BTP.(*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved