Berita Banyumas

Pura-pura Sediakan Jasa Travel, Tiga Warga Sumpiuh Banyumas Rampok Penumpang dari Tegal

Tiga warga Banyumas ditangkap Satreskrim Polresta Banyumas lantaran kasus perampokan.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
Penyidik Satreskrim Polresta Banyumas memeriksa satu di antara tiga pelaku perampokan modus penyedia jasa travel, di Mapolresta Banyumas, Jumat (13/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tiga warga Banyumas ditangkap Satreskrim Polresta Banyumas lantaran kasus perampokan.

Dalam aksinya, mereka berpura-pura sebagai penyedia jasa travel. Pengguna jasa travel inilah yang menjadi korba.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi mengungkapkan, perampokan itu terjadi di Jalan Raya Ajimut Desa Waled, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Rabu (11/5/2022).

Tiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial NP (30), warga Grumbul (Dusun) Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh; DA (26), warga Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh; dan MK (18), warga Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh.

"Mereka mencari korban di pul Bus Sinar Jaya di Kelampok, Brebes, dengan tujuan keberangkatan ke Jakarta," jelas Agus dalam rilis yang diterima, Sabtu (14/5/2022).

Baca juga: Lomba Bercerita untuk Tingkatkan Minat Baca Sejak Dini di Banyumas

Baca juga: Dua Pemuda Kembaran Banyumas Dibekuk Polisi, Curi Barang Rongsokan Senilai Rp 5,5 Juta

Baca juga: Arus Balik di Jalur Selatan Banyumas di Simpang Buntu Ramai Lancar, Banyak Warga Lokal Ingin Liburan

Padahal, Agus mengatakan, kendaraan yang mereka gunakan adalah plat hitam atau bukan untuk angkutan umum atau travel resmi.

Mereka mulai beraksi pukul 21.30 WIB. Satu jam mencari korban, akhirnya mereka berhasil merayu AD (40), warga asal Tegal, yang datang ke pul bus bersama seorang laki-laki.

Mereka kemudian masuk ke mobil yang disediakan para pelaku, dan melaju ke arah Cirebon.

Setelah perjalanan kurang lebih dua jam, tepatnya di jalan raya daerah Cirebon, seorang pelaku merangkul leher AD dan menodongkan obeng di dada AD.

Kedua tangan dan kaki AD kemudian diikat menggunakan tali dan lakban. Pelaku lain melakban mulut AD.

Selanjutnya, para pelaku mengambil uang dan HP milik korban.

Setelah mengambil barang-barang milik AD, mereka meninggalkan AD dalam kondisi tangan dan kaki masih terikat, di depan sebuah warung kosong.

Baca juga: Terkendala Pembatasan Umur, 204 Calon Jemaah Haji Cilacap Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Baca juga: Head to Head Pemain Tunggal Putra Indonesia Vs India di Final Piala Thomas, Siapa yang Unggul?

Baca juga: Subsidi Gaji Tidak Jadi Cair April, Lalu Kapan? Ini Penjelasannya

AD yang kemudian mendapat pertolongan warga, melaporkan kejadian ini kepada Polres Cirebon.

"Polres Cilacap kemudian berkoordinasi dengan kami dan kami langsung bergerak memburu pelaku," jelas Agus.

Hasil penyelidikan, aksi perampokan itu mengarah pada tiga pelaku.

"Para pelaku kami tangkap di wilayah Banyumas pada Jumat (13/5/2022)," imbuh Agus.

Pelaku saat ini diamankan di Polresta Banyumas untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved