Berita Solo

Polisi Periksa Sampel Makanan Diduga Pemicu Keracunan Warga Pucangsawit Solo, Korban Tewas 1 Orang

Polresta Solo mengirim sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan massal di Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Polresta Solo mengirim sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan massal di Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Kepala Polresta Solo (Kapolresta) Solo Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sampel makanan itu dikirim ke Polda Jawa Tengah.

"Pertama, kami telah mengambil sampel makanan yang diduga mengakibatkan keracunan massal dari masjid. Saat ini, kami akan kirim untuk barang bukti tersebut ke laboratorium forensik Polda Jawa Tengah untuk dilakukan pemeriksaan terhadap unsur-unsur di dalam makanan yang diduga mengakibatkan keracunan," katanya, Senin (2/5/2022).

Baca juga: 45 Warga Pucangsawit Solo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan setelah Buka Bersama

Baca juga: Sistem One Way Tol Mudik Lebaran Mulai Diterapkan Sore Ini, Jalur Arah Solo Surabaya Ramai Lancar

Baca juga: Setahun Jadi Wali Kota Solo, Harta Kekayaan Gibran Melonjak Rp 4,1 Miliar

Selain itu, pihaknya sudah meminta keterangan dari pihak panitia hingga sejumlah warga.

"Mulai dari panitia buka bersama sendiri, termasuk panitia yang menyediakan takjil. Sampai saat ini, (korban) masih ditangani perawatan ada di rumah sakit ada yang sudah pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.

Satu Korban Meninggal

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Jebres Iptu Supran Yogatama mengatakan, korban meninggal diduga keracunan makanan adalah satu orang.

Korban berinisial J (47), warga Pucangsawit.

Sebenarnya, Supran mengatakan, J tidak ikut acara buka puasa bersama di masjid itu.

Namun, dia mendapat makanan dari sang istri yang mengikuti acara.

"Ya, betul, ada yang meninggal satu. Yang bersangkutan tidak ikut acara, yang ikut istrinya. Kemudian makanan dari acara (berbuka) dikonsumsi korban," kata Supran, dikutip dari Kompas.com, Senin.
Alami sesak napas

Menurut Supran, korban sempat mengalami sesak napas seusai mengonsumsi takjil itu.

Lalu, pihak keluarga segera membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi.

"Korban sempat mengeluh sesak napas, mual, kemudian dibawa ke rumah sakit. Sekitar pukul 17.00 WIB meninggal dunia," kata Supran.

Baca juga: Sambut Pengunjung saat Libur Lebaran, Owabong Waterpark Siapkan Wahana Goles. Mau Coba?

Baca juga: Warga Kota Lama Banyumas Antusias Ikut Salat Id di Alun-alun setelah Dua Tahun Libur karena Covid

Baca juga: Kesal Motor Hasil Kerja Keras Dijual Tanpa Izin, Pemuda di Gringsing Batang Tikam Kakak hingga Tewas

Baca juga: Ikut Salat Id di Area Parkir Menara Teratai Purwokerto, Warga Sekaligus Mengenal Tempat Wisata Baru

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved