Persipa Pati

Suporter Persipa Pati Ancam Demo, Buntut Tidak Layaknya Stadion Joyokusuma Menggelar Liga 2 

Padahal, Pemerintah Kabupaten Pati telah menghabiskan dana tak kurang dari Rp 8,7 miliar untuk memasang rumput sintetis tersebut.

TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Persipa Pati menjalani latihan di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (26/1/2022) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Stadion Joyokusumo, yang merupakan kandang tim promosi Liga 2 Persipa Pati dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk masuk dalam kategori stadion standar sesuai Regulasi Stadion PSSI.

Hal itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan 26 April 2022.

Yang intinya bahwa, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengeluarkan hasil verifikasi faktual terkait Stadion Joyokusumo Pati dan dinyatakan tidak layak.

Baca juga: PSSI Sebut Stadion Joyokusumo Kandang Persipa Pati Tak Layak, Ini Respons Manajemen

PSSI menyatakan bahwa stadion tersebut tidak layak digunakan karena sejumlah faktor.

Mulai permasalahan rumput, tiang gawang, tribun dan masih banyak lagi.

Namun, yang paling menonjol ialah mengenai lapangan rumput sintetis yang dianggap tidak sesuai standar.

Baca juga: Tim Sekota Persipa Pati dan PSG/AHHA PS Pati di Liga 2, Derby Saridin Bakal Tersaji Musim Depan?

Padahal, Pemerintah Kabupaten Pati telah menghabiskan dana tak kurang dari Rp 8,7 miliar untuk memasang rumput sintetis tersebut.

Isu bahwa rumput sintetis di Stadion Joyokusumo tidak sesuai standar telah merebak sejak Februari lalu, saat Persipa Pati masih bermain di Liga 3 Nasional.

Baca juga: PSSI: Stadion Joyokusumo Tak Penuhi Standar. Persipa Pati Bakal Jadi Tim Musafir?

Namun, ketika itu Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Pati melalui Kabid Keolahragaan, Kardi mengklaim bahwa rumput sintetis di Stadion Joyokusumo sudah berlisensi FIFA.

Manajer Persipa, Dian Dwi Budianto menyatakan, saat ini pihaknya dan para supporter Persipa yang tergabung dalam Patifosi, mempertanyakan sertifikat standar FIFA untuk lapangan rumput sintetis Stadion Joyokusumo.

"Terkait hal ini kami sudah kirimkan hasil verifikasi ke beberapa instansi, di antaranya DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) dan DPRD.

Kami juga sudah buat surat pada DPUTR selaku pihak yang memberikan proyek (pemasangan rumput sintetis) pada kontraktor," ucapnya, Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Persipa Pati Melenggang ke Liga 2, Para Pemain Dapat Guyuran Bonus Ratusan Juta

Jika pihak DPUTR tidak memberikan tanggapan, lanjut Dian, ia yakin Patifosi akan turun ke jalan untuk berunjuk rasa.

Dian Dwi mengatakan, hasil verifikasi PSSI membuat manajemen dan supporter merasa kecewa.

Bagaimana tidak, tim berjuluk Laskar Saridin terancam jadi tim musafir di musim perdananya di Liga 2.

"Kecewa banget karena sekarang kami harus kejar deadline.

Nanti 30 Mei ada kongres untuk tentukan jadwal, lalu pengajuan tuan rumah.

Sekarang malah ada problem seperti ini," katanya.

Stadion ini rencananya bakal digunakan klub promosi Liga 2 musim mendatang, Persipa Pati.(*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved