Berita Banyumas
Pedagang Pasar Manis Tak Jual Minyak Goreng Curah, Tantan: Untuk Dapat, Ada Syarat Belanja Rp 1 Juta
Sejumlah pedagang bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, memilih tak menjual minyak goreng curah.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sejumlah pedagang bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, memilih tak menjual minyak goreng curah.
Pasalnya, untuk menyediakan stok, mereka harus membeli minimal Rp 1 juta dari pedagang besar.
Besarnya modal yang harus dikeluarkan membuat mereka memilih untuk menyediakan minyak goreng kemasan saja.
"Kalau beli di toko besar, harus belanja dulu, minimal Rp 1 juta, baru dapat minyak goreng curah 15 kilogram," ungkap Tantan (52), pedagang bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto, kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: Warga Masih Mengeluh Minyak Goreng Langka, Bupati Banyumas Bentuk Satgas Pemantau Distribusi
Baca juga: Minyak Goreng Curah Langka di Pasar Tradisional Banyumas, Pedagang Jual hingga Rp 20 Ribu/Kg
Baca juga: Turun Lagi Jadi Level 1 PPKM, Pemkab Banyumas Ancang-ancang Gelar PTM 100 Persen
Baca juga: Gerai Vaksin Polresta Banyumas di Alun-alun Purwokerto Diserbu Warga: Biar Mudik Lebih Mudah
Akibatnya, lebih dari sepekan ini, ia tidak menyediakan minyak goreng.
Dari pihak distributor, hingga saat ini, juga belum memasok lagi ke kiosnya.
Jika ada, kata Tantan, harga jual ke konsumen bisa mencapai Rp 20.000 per kilogram, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET), yang ditetapkan Rp 14.000 per kilogram.
Hal senada disampaikan pedagang lain di Pasar Manis, Yusuf (48).
"Harus belanja minimal Rp 1 juta nanti dapat 17 kilogram minyak goreng di salah satu toko besar," kata Yusuf.
Ia pun berharap, kelangkaan minyak goreng curah dapat segera teratasi.
"Inginnya normal, jangan diberatkan atau pakai syarat kalau beli minyak goreng curah," ujar Yusuf. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pedagang Pasar di Purwokerto Tak Sediakan Minyak Goreng Curah, Ini Penyebabnya".
Baca juga: Pemkab Purbalingga Lanjutkan Pembangunan Jalan Tembus Karangjambu-Ponjen, Tahun Ini Sepanjang 2 Km
Baca juga: Siap-siap, Harga BBM Jenis Pertamax Dimungkinkan Naik Mulai 1 April 2022
Baca juga: Cicipi Nasi Mangut Bu Sugeng Legendaris di Purbalingga, Ikan Asap Didatangkan Langsung dari Klaten
Baca juga: Panser Biru Rindu PSIS Semarang Juarai Liga 1, Podium Terakhir 1999