Berita Pati

Banjir Terjang Batangan Pati akibat Tanggul Sungai Kaliombo Jebol, Warga Butuh Bantuan Makanan

Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Kamis (10/3/2022).

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Warga menembus banjir yang menggenangi perkampungan mereka di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Kamis (10/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Kamis (10/3/2022).

Beberapa desa di kecamatan di wilayah Pati bagian timur itu tergenang air dengan ketinggian antara 80 sentimeter sampai 1 meter.

"Ada beberapa desa yang kebanjiran. Tapi, yang terparah, Desa Ketitang Wetan. Jalan lumpuh total."

"Ketinggian air banjir ini antara 80 sentimeter hingga satu meter lebih," ujar Kepala Desa Ketitang Wetan, Ali Muntoha, Kamis.

Baca juga: COO AHHA PS Pati Menikah, Maharnya Koin Crypto Binance dan Ethereum

Baca juga: Liga 3 Nasional: Persipa Pati dan Prilly Latuconsina Kompak Kritik Wasit

Baca juga: Mayat Yudha Ditemukan Mengambang di Sungai Silugonggo Juwana Pati

Baca juga: Lima Kios di Pasar Sleko Terbakar, Satpol PP Pati Terjunkan 7 Mobil Pemadam Kebakaran

Ia menyebut, hampir semua rumah di Desa Ketitang Wetan terendam air. Di desa ini, ada sekitar 750 rumah warga.

Meski kebanjiran, Ali mengatakan, warga masih bertahan di rumah masing-masing.

Ini merupakan banjir kedua dalam pekan ini. Sebelumnya, pada Selasa (8/3/2022), banjir juga merendam Desa Ketitang Wetan.

Keesokan harinya, banjir mulai surut. Namun, belum sampai 12 jam, air kembali naik.

Ali mengungkapkan, pascasurut, air naik kembali pada Rabu (9/3/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Tiga jam kemudian, air mulai masuk ke rumah-rumah warga.

"Di dalam rumah, ketinggian air sekitar 30 sentimeter," ucap dia.

Ia menuturkan, banjir ini terjadi karena tanggul Sungai Kaliombo di Desa Bulumulyo jebol.

Tanggul tidak mampu menahan volume air yang meningkat akibat hujan deras di wilayah tersebut, sejak Rabu pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Tebing di Seboro Kebumen Longsor, Nyaris Menimbun Rumah Warga dan Membuat Jalan Menggantung

Baca juga: Lagi Viral di Banyumas, Mendoan Jumbo Ukuran 30x30 Cm. Baru Dimasak saat Pembeli Datang

Baca juga: Fakta yang Jarang Diketahui Orang soal Danar X Factor Indonesia Asal Purwokerto Banyumas

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo, Kades: Kaur Desa Bilang Ada Suara Dor-doran

Sungai yang bermuara ke Laut Jawa ini, disebut Ali, mengalami pendangkalan dan penyempitan.

Dulu, lebar sungai mencapai 20 meter. Namun, sekarang, tinggal sekira 5 meter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved