Berita Semarang

1.912 Pedagang Oprokan Pasar Johar Masih Bertahan di MAJT, Lokasi Jualan di SCJ Masih Disiapkan

Pedagang dasaran terbuka Pasar Johar Semarang bakal diundi sebelum Ramadan. Lapak bagi pedagang dasaran terbuka akan disiapkan di Shopping Center.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
ILUSTRASI. Suasana Pasar Johar, Kamis (6/1/2022), sehari seusai diresmikan Presiden RI Joko Widodo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pedagang dasaran terbuka (DT) Pasar Johar Semarang bakal diundi sebelum Ramadan. Lapak bagi pedagang dasaran terbuka akan disiapkan di Shopping Center Johar (SCJ).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Nurkholis menyebutkan, ada 1.912 pedagang dasaran terbuka atau oprokan yang saat ini masih berjualan di Pasar Johar relokasi MAJT.

Pasalnya, lapak untuk pedagang DT di SCJ baru akan direnovasi pada tahun ini.

"Yang pedagang DT masih di MAJT karena belum mendapat undian lapak. Saat ini, yang di MAJT, ada sekitar 2.000 pedagang, 1.912 di antaranya pedagang DT, sisanya mereka yang sudah dapat undian tapi belum menempati," papar Nurkholis, Senin (28/2/2022).

Baca juga: Satpol PP Kota Semarang Segel 109 Lapak di Pasar Johar, 1 Tahun Dibiarkan Nganggur Pedagang

Baca juga: Ada Temuan Jual Beli Lapak Pasar Johar Rp 165 Juta, Wali Kota Semarang Minta Pedagang Lapor Polisi

Baca juga: Penanganan Pasca-Kebakaran Relokasi Pasar Johar, Ganjar Pastikan Bantuan untuk Pedagang

Meski rencana pengundian dilakukan sebelum Ramadan, Nurkholis menekankan, penempatan pedagang masih menunggu renovasi SCJ. Renovasi ditargetkan rampung pada Juni 2022 mendatang.

Dengan dilakukan pengundian lebih awal, diharapkan, para pedagang langsung bisa menempati jika lapak sudah jadi.

"Harapan kami, yang sudah mendapat lapak di Johar dan sudah valid secara administratif, bisa segera menempati sehingga kami bisa menghitung sisanya itu lebih enak, tinggal DT saja nanti masih menunggu," jelasnya.

Pengundian lapak bagi pedagang DT, sambung dia, juga masih akan melihat siteplan SCJ yang dikerjakan Dinas Penataan Ruang (Distaru).

Jika siteplan masih belum rampung, Dinas Perdagangan belum bisa melakukan pengundian karena tidak bisa menghitung jumlah lapak tanpa adanya siteplan yang jelas.

"Jika siteplan dari Distaru sudah jelas, SCJ ini bisa kami undi di awal dan tinggal menunggu pembangunan, lalu pedagang bisa masuk. Jika siteplan belum jelas, pedagang harus menunggu dulu untuk pengundiannya," terangnya.

Baca juga: Keluarga Presiden Jokowi Berduka, Sang Paman Tutup Usia. Gibran: Beliau Ngajari Bapak Permebelan

Baca juga: Masih Punya PR Perbaiki 92 Km Jalan di Tengah Anggaran Terbatas, Ini yang Dilakukan DPUPR Kendal

Baca juga: Tak Akan Diperkuat Finky Pasamba, Ini Susunan Pemain PSIS Semarang Melawan Persikabo 1973

Baca juga: Hilangkan Rasa Jenuh, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Beragam Lomba Mulai Karaoke hingga Drama

Di sisi lain, Nurkholis berharap, permasalahan penataan Johar Cagar Budaya juga bisa segera selesai.

Sehingga, Dinas Perdagangan bisa fokus pengundian dan penataan di SCJ.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, penataan pedagang Johar Cagar Budaya maupun pedagang Yaik akan diselesaikan pada pekan ini.

Rencananya, pihaknya akan mengawal penyelesaian penataan pada Selasa (1/3/2022) besok.

"Kami akan tugaskan regu pagi dan praja untuk giat penataan pedagang besok Selasa. Jadi, Maret ini Insyaallah sudah beres semua," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved