Berita Cilacap
Satu Warga Cilacap Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan, Jenazah Bakal Dimakamkan di TPU Cikento
Berdasar keterangan keluarga, saat terjadi insiden kecelakaan, korban sedang naik mobil bersama sopirnya. Korban yang dimaksud adalah warga Cilacap.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Insiden kecelakaan maut di Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, terjadi Jumat (21/1/2022) pagi.
Dalam rekaman CCTV, terlihat truk kontainer menabrak belasan kendaraan yang sedang berhenti di traffic light.
Dari belasan korban tersebut, seorang warga asal Kabupaten Cilacap menjadi satu korban tewas.
Baca juga: Cegah Abrasi, Pertamina Kilang Cilacap Tanam 3000 Pohon Cemara Laut di Pantai Tegalkamulyan
Baca juga: Apes! Pencuri 4 Tabung Elpiji di Cilacap Dibekuk Warga, Ditangkap saat Kembali ke Lokasi Ambil Motor
Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan 1 Nelayan Tenggelam di Pantai Sodong Cilacap, Operasi Pencarian Ditutup
Baca juga: Selamat! Cilacap Dapat Predikat Kepatuhan Tinggi dalam Hal Pelayanan Publik dari Ombudsman Jateng
"Benar ada satu warga asal Cilacap yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Balikpapan, Kalimantan Timur itu."
"Jenazah diberangkatkan dari Kalimantan ke Cilacap pada malam ini," ujar Ketua Pokdar Kelurahan Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, Mustangin Mulyana kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (21/1/2022).
Mustangin berkata, telah mengkonfirmasi kepada pihak keluarga yang tinggal di Kecamatan Cilacap Tengah.
"Iya betul beliau seperti yang di video itu pakai baju kotak."
"Ternyata itu almarhum, tadi saya sempat konfirmasi," imbuhnya.
Korban diketahui bernama Syairullah.
Dia pernah tinggal di RT 01 RW 05, namun sudah lama pindah di Puri Tanjung Intan RT 05 RW 07 Kelurahan Gunung Simping, Cilacap.
"Jenazah akan dimakamkan di Cikento Cilacap Tengah," katanya.
Berdasar keterangan keluarga, saat terjadi insiden kecelakaan, korban sedang naik mobil bersama sopirnya.
Nahas, korban terpental keluar yang diduga tidak memakai sabuk pengaman.
Diketahui korban bekerja bersama sopirnya di Kalimantan.
Akan tetapi, pada waktu kejadian sopirnya tidak apa-apa.