Breaking News:

PSIS Semarang

Pemprov Jateng Ingin Berkolaborasi Mengelola Stadion Jatidiri, Komisaris PSIS Semarang: Kami Siap

Manajemen PSIS Semarang menegaskan kesiapannya mengelola Stadion Jatidiri bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMPROV JATENG
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengecek kondisi lapangan Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang menegaskan kesiapannya mengelola Stadion Jatidiri bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hal ini disampaikan Komisaris PSIS Junianto, menyambut statemen dari pihak Pemprov Jateng terkait rencana kolaborasi dengan PSIS dalam mengelola Stadion Jatidiri.

Saat ini, Stadion Jatidiri telah resmi menjadi home base PSIS Semarang.

"Pada intinya, kalau Pak Ganjar dan rekan-rekan Pemprov Jateng bersedia mengelola Jatidiri bersama-sama, kami, atas nama PSIS, siap."

"Stadion Jatidiri ini milik Jawa Tengah jadi harus dikelola bareng-bareng supaya Stadion Jatidiri tambah menarik dan menghasilkan sesuatu, baik pendapatan daerah atau pun prestasi bagi PSIS dan sepak bola Jawa Tengah," ujar Junianto, Jumat (7/1/2021).

Baca juga: Gubernur Ganjar Sumringah Lihat Wajah Baru Stadion Jatidiri Semarang, Kenapa?

Baca juga: Sah, PSIS Semarang Resmi Berkandang di Stadion Jatidiri Semarang

Baca juga: Ora Mekso Tapi Kudu! Panser Biru Ingin PSIS Semarang Kembali ke Stadion Jatidiri

Baca juga: Renovasi Stadion Jatidiri Semarang Akhirnya Dilanjut, Disporapar Jateng: Memasuki Tahap Lima

Junianto juga menyatakan kesiapannya duduk bareng dengan Pemprov Jateng apabila ada pembicaraan khusus mengenai pengelolaan Stadion Jatidiri.

"Tentu, kami siap. Menggunakan The New Stadion Jatidiri sudah kita nantikan semua. Dinantikan adek-adekku pendukung PSIS yang jumlahnya puluhan ribu," tegas Junianto.

Sebelumnya, Pemprov Jateng melalui Kepala Dinas Pemuda Keolahragaan dan Pariwisata, Sinoeng N Rachmadi mengatakan, pemprov tidak hanya menghadirkan konsultan tetapi juga pihak PSIS yang sudah terikat kontrak, dalam pengelolaan stadion tersebut.

Itu dilakukan untuk mengetahui apa saja yang kurang sehingga bisa ditambahkan.

Sekaligus, untuk mengejar sertifikasi dan verifikasi, baik dari FIFA maupun operator liga di Indonesia.

"Secara paralel untuk sertifikasi karena stadion kalau mau dipakai harus ada sertifikasi, jadi tidak menunggu selesai baru diverifikasi."

"Tetapi, ini sudah dalam taraf finishing, kami ajukan termasuk sertifikasi FIFA lewat PSSI maupun sertifikasi bagi operator liga untuk kita gunakan," ujar Sinoeng usai mendampingi Ganjar melihat kondisi terkini Stadion Jatidiri. (*)

Baca juga: Buru Pembegal yang Sebabkan Tangan Korban Putus, Polres Kudus Periksa CCTV dan 3 Saksi

Baca juga: Rumah Warga Bukateja Purbalingga Ludes Terbakar, Api Diduga dari Kompor setelah Goreng Ketela

Baca juga: Mengenal KRI I Gusti Ngurah Rai-332, Kapal Perang Indonesia Dilengkapi Rudal Berdaya Jangkau 180 Km

Baca juga: Rivaldi dan Kanu Tinggalkan Persis Solo, Resmi Gabung PSS Sleman

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved