Breaking News:

Berita Banyumas

Lagi! Ditemukan Jejak Kaki Diduga Milik Macan di Kepetek Banyumas, BKSDA Masih Ragu

Teror hewan diduga harimau masih menghantui warga RT 02 RW 06 Dusun Kepetek, Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Tawin (41), warga Windunegara, Kecamatan Wangon, Banyumas, menunjukan jejak kaki diduga jejak harimau, Rabu (5/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Teror hewan diduga harimau masih menghantui warga RT 02 RW 06 Dusun Kepetek, Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Warga kembali menemukan jejak diduga milik macan, serta bekas cakaran.

Kadus III Desa Windunegara Sugeng Riyanto mengatakan, jejak yang ditemukan tersebut berukuran sekitar 8-9 cm.

"Ada cakarnya juga, tapi kemunculan hewan tersebut masih misterius," katanya, Jumat (7/1/2022).

Jejak kaki diduga milik macan ditemukan warga di RT 2 RW 6 Dusun Kepetek, Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jumat (7/1/2022).
Jejak kaki diduga milik macan ditemukan warga di RT 2 RW 6 Dusun Kepetek, Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jumat (7/1/2022). (TRIBUNBANYUMAS/Dok Pri Kadus III Desa Windunegara Sugeng Riyanto)

Menurut Sugeng, kejadian ini telah dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Kemarin, bersama BKSDA, kami temukan jejak lagi di lokasi awal Pak Tawin (warga) sempat melihat (macan)," imbuh Sugeng.

Sebelumnya, Tawin (41), warga setempat, mengaku melihat hewan diduga macan, Selasa (4/1/2022), saat tengah mencari rumput.

Tawin mengatakan, hewan tersebut memiliki ukuran seperti kambing.

Baca juga: Seekor Harimau Teror Warga Kepetek Banyumas, Tawin: Hewannya Besar seperti Kambing

Baca juga: Adu Banteng Motor dan Minibus di Jalan Raya Ajibarang-Wangon Banyumas, Pemotor Tewas di Tempat

Baca juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Banyumas Terus Digencarkan, Sudah Tembus 48 Persen dari Sasaran

Sementara itu, Kepala Resor Konservasi Wilayah Cilacap BKSDA, Dedi Rusyanto mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan dan menemukan jejak hewan.

"Ya kami temukan jejak mamalia berukuran sekira 8-9 cm. Ini jejaknya ada kukunya."

"Padahal, kalau jenis kucing (keluarga macan), kalau sedang melangkah, selalu menyembunyikan kukunya. Ini seperti jenis anjing," imbuhnya.

Melihat jejak ini, dia ragu, hewan yang muncul di wilayah tersebut adalah macan.

Meski begitu, pihaknya tetap merespon laporan dari masyarakat. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Gubernur Ganjar Sumringah Lihat Wajah Baru Stadion Jatidiri Semarang, Kenapa?

Baca juga: Mengaku Nakal di Secarik Surat, Siswi SMPN 24 Solo Pergi dari Rumah. Sudah Sebulan Tak Ada Kabar

Baca juga: Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Kertek Wonosobo, Truk Hino Tabrak Truk Mitsubishi. 2 Orang Tewas

Baca juga: Muncul Tiga Kasus Baru Covid di Kabupaten Tegal, Ketiganya Sudah Divaksin Dua Kali

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved