Breaking News:

Berita Tegal

Harga Daging Ayam Melonjak, di Pasar Trayeman Slawi Tegal Tembus Rp 42 Ribu/Kg

Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga daging ayam potong di Kabupaten Tegal.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Susanti, pedagang daging ayam di Pasar Trayeman Slawi, melayani pembeli, Senin (20/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga daging ayam potong di Kabupaten Tegal.

Di Pasar Trayeman Slawi, Senin (20/12/2021), harga daging ayam potong mencapai Rp 42 ribu per kilogram.

Susanti, seorang pedagang daging ayam di Pasar Trayeman, mengatakan, kenaikan harga daging ayam terjadi sejak bulan November dan berlanjut hingga sekarang ini.

Padahal, sebelumnya, harga daging ayam di kisaran Rp 35 ribu per kilogram.

Sejak saat itu, harga daging naik menjadi Rp 38 ribu per kilogram, kemudian Rp 40 ribu per kilogram.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Kendal Merangkat Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 75.000 per Kilogram

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok Terus Naik Jelang Nataru di Kota Tegal, Dedy Yon: Masih Batas Normal

Baca juga: Harga Minyak Goreng Sawit Naik, Warga di Pucungbedug Banjarnegara Gunakan Alternatif Minyak Kelapa

Baca juga: Harga Bawang Merah Anjlok di Kendal, Cuma Laku Maksimal Rp 9.000 per Kg, Normalnya Capai Rp 20.000

Dan saat ini, Rp 42 ribu per kilogram.

"Memang, biasa terjadi tiap tahunnya. Bahkan, kenaikan harga pernah sampai Rp 44 ribu per kilogram," ungkap Tini, sapaannya, Senin.

Tini mengatakan, kenaikan harga daging ayam ini tidak mempengaruhi penjualan.

Apalagi, akhir-akhir ini, banyak warga mulai menggelar hajatan.

Bisa dibilang, penjualan malah sedang ramai pembeli, jika dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya yang cukup sepi.

Saat sepi, Tini hanya menjual 30-40 ekor per hari. Padahal, biasanya, bisa sampai 60 ekor ayam potong terjual.

"Meskipun sedang mengalami kenaikan harga tapi penjualan tidak berpengaruh karena sudah ada pelanggan."

"Sementara, untuk saat ini, saya bisa menjual 50-60 ekor ayam per hari," ujar Tini. (*)

Baca juga: Vaksinasi Covid Anak 6-11 di Kota Semarang Dimulai Selasa, Ini Saran Dinkes saat Terjadi KIPI

Baca juga: Pratama Arhan Raih Man of the Match, Tampil Cemerlang di Laga Indonesia vs Malaysia Piala AFF 2020

Baca juga: Polda Jateng Tangkap Muncikari asal Bekasi di Hotel Kota Semarang, Tawarkan Selebgram Rp 25 Juta

Baca juga: Cegah Varian Omicron Masuk Jateng, Gubernur Ganjar Minta Warga di Rumah Saja saat Libur Nataru

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved