Berita Banjarnegara Hari Ini

BLT Kemiskinan Ekstrem Banjarnegara Sudah Dicairkan, Total 1.924 Keluarga Penerima Manfaat

Tambahan BLT Desa pada Lokasi Fokus Miskin Ekstrim Tahun 2021 akan dilaksanakan Pemkab Banjarnegara di 25 desa lokus kemiskinan ekstrim.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANJARNEGARA
Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin meninjau pembagian BLT Kemiskinan Ekstrem di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin melakukan monitoring Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Ekstrem di Desa Wiramastra, Kecamatan Bawang, Jumat (3/12/2021). 

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin saat menyapa warga yang menerima BLT mengatakan, Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten yang menjadi fokus penanggulangan angka kemiskinan.

Maka, bantuan dari pemerintah yang diterima agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Baca juga: KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Banjarnegara terkait Kasus Suap Bupati Nonaktif Budhi Sarwono

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Serulingmas Zoo Banjarnegara Tetap Buka

Baca juga: Kisah Inspiratif Puji Lestari, Lumpuh Karena Tabrak Lari, Jadi Karyawati Teladan RSI Banjarnegara

Baca juga: Binda Jateng Gelontorkan 4.000 Vaksin di Banjarnegara, Sasar Empat Desa di Dua Kecamatan

“Jangan langsung habis."

"Yang masih muda cobalah lakukan ekonomi kreatif."

"Misal pelihara ayam kampung, budidaya tanaman dan buah."

"Jadi ada yang diharapkan,” ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (3/12/2021). 

Kepala Dispermades PPKB Kabupaten Banjarnegara, Hendro Kuncoro menjelaskan, tambahan BLT Desa pada Lokasi Fokus Miskin Ekstrim Tahun 2021 akan dilaksanakan Pemkab Banjarnegara di 25 desa lokus kemiskinan ekstrim.

Bantuan itu menyasar 1.924 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Besaran tambahan BLT sebesar Rp 300.000 perbulan untuk tiap KPM. 

Bantuan itu diberikan selama 3 bulan pada Oktober, November, dan Desember 2021 yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp 900.000. 

"Paling lambat (diberikan) pada 3 Desember 2021,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (3/12/2021).

Untuk BLT Kemiskinan Ekstrem bagi KPM BLT yang bersumber dari Dana Desa, semula anggaran yang tersedia Rp 720.900.000 untuk 801 KPM.

Namun berkurang 29 KPM menjadi 772 KPM dengan anggaran yang tersedia Rp 694.800.000. 

Sedangkan sisa KPM yang tidak bisa dianggarkan menggunakan Dana Desa yang semula 1.123 KPM bertambah 29 KPM menjadi 1.152 KPM dengan anggaran sebesar Rp 1.036.800.000.

Dia menjelaskan, BLT Kemiskinan Ekstrem yang berasal Data Terpadu Kesehateraan Sosial (DTKS) tidak dapat dianggarkan karena tidak masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat BLT.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.07/2021 

"Namun sesuai hasil rapat, sasaran pada desil 1 tersebut akan mendapatkan bantuan program dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa bantuan top up Kartu Sembako sebesar Rp 300.000 per KPM sebanyak tiga bulan dan diserahkan sekaligus pada Desember 2021,” katanya.

Sekretaris Desa Wiramastra, Nasrulloh mengatakan, dari 3.065 total warganya, 99 di antaranya merupakan penerima BLT yang sumber dananya berasal dari desa.  

Penerima BLT warga Wiramastra, Marsono pun sangat terbantu dengan adanya program ini.

Di kecamatan Bawang, BLT Kemiskinan Ekstrim dibagikan di Desa Majalengka, Pucang, Wanadri, Kebondalem, dan Wiramastra. (*)

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Asal Temanggung Curi Motor di Kendal, Diky Cuma Butuh Waktu 15 Detik

Baca juga: Suami Istri di Brebes Gadaikan 13 Mobil Rental, Beralasan Sewa Mobil untuk Pergi ke Jakarta

Baca juga: Jumadi Kaget Sekaligus Bangga, Siswa SLBN Kota Tegal Dipenuhi Bakat, Ada yang Juara Nasional

Baca juga: Rambutan Jadi Sirup dan Selai, Begini Cara Warga Pemalang Pamer Produk ke Wagub Jateng

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved