Berita Banyumas
Puji Wajah Baru Alun-alun Purwokerto, Warga Banyumas: Lebih Cantik dan Manglingi
Wajah baru Alun-alun Purwokerto mendapat pujian dari warga. Selain makin cantik, kondisi terbaru alun-alun membuat warga lebih nyaman.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Wajah baru Alun-alun Purwokerto mendapat pujian dari warga. Selain makin cantik, kondisi terbaru alun-alun membuat warga lebih nyaman menghabiskan waktu di area publik tersebut.
Hampir dua tahun ini, Alun-alun Purwokerto ditutup karena pandemi Covid-19.
Selama penutupan, Pemerintah Kabupaten Banyumas juga membenahi alun-alun.
Rasa rindu bermain di alun-alun pun dirasakan Gilang Ramadhan (27).
"Saya kaget, Alun-alun Purwokerto makin cantik dan manglingi (membuat pangling) alias tidak menduga bisa bagus seperti sekarang ini," kata Gilang Ramadhan (27) saat ditemui di Alun-alun Purwokerto, Rabu (24/11/2021).
Baca juga: Vaksinasi Covid Tercapai 70 Persen, Bupati Banyumas: Harusnya, PPKM Turun dari Level 2 ke Level 1
Baca juga: Tak Ada Tilang di Operasi Zebra Candi Banyumas, Kecelakaan Lalu Lintas Turun dibanding Tahun Lalu
Baca juga: Tak Bisa 100 Persen, Bupati Banyumas Optimistis Serapan APBD 2021 Capai 95 Persen di Akhir Tahun
Baca juga: Warga Karanggintung Banyumas Pasang Jaringan Internet Mandiri, Sebulan Cukup Bayar Mulai Rp 175 Ribu
Namun demikian, dirinya sempat menyimpan tanya lantaran banyak Pohon Kamboja di sekitar alun-alun.
Baginya, Pohon Kamboja identik dengan kuburan dan terkesan seram.
"Semuanya sudah bagus tapi bunganya kalau bisa, diganti tanaman lain. Apa saja oke, asal jangan Kamboja," pintanya.
Ditemui terpisah, Kabid RTH Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Puspa Wijayanti menjelaskan pertimbangan memilih Pohon Kamboja sebagai peneduh di alun-alun.
"Pemilihan Kamboja bukan tanpa alasan. Dan Kamboja yang dipakai adalah Kamboja merah, yang saat ini banyak diburu."
"Image kuburan sudah tidak pas. Di Bali, Kamboja itu identik dengan Pura," jelasnya.
Menurutnya, Kamboja merah juga sedang diminati, di antaranya ditanam di perumahan, resort, dan hotel berbintang.
Baca juga: Dalam Hitungan Jam, Puluhan Pemotor Tergelincir Jatuh di Jalan Arteri Yos Sudarso Kota Semarang
Baca juga: Tiga Bocah di Patebon Kendal Dilarikan ke Puskesmas, Tertimpa Dapur Ambruk saat Asyik Bermain
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 24 November 2021: Rp 972.000 Per Gram
Kamboja dipilih sesuai tema yang ingin disematkan di Alun-Alun Purwokerto, yakni Merah Putih.
Apalagi, Alun-alun Purwokerto biasa digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan formal.
Warna merah putih digunakan dan dianggap sebagai warna netral.
Tema itu direpresentasikan lewat Kamboja Merah dan Melati Bali Putih.
Total, ada ribuan tanaman Kamboja dan Melati Bali yang menghiasi Alun-alun Purwokerto.
Dalam waktu dekat, DLH juga akan menanam bunga berwarna lain agar tampilan alun-alun makin cantik. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pengunjung-berfoto-di-alun-alun-baru-purwokerto-rabu-24112021.jpg)