Senin, 13 April 2026

PSIS Hari Ini

Ian Gillan Sebut Lini Depan PSIS Semarang Masih Perlu 'Killer Instinct', Tim Belakang Sudah Solid

PSIS Semarang memang perlu bekerja keras agar bisa tampil lebih garang di jantung pertahanan lawan, utamanya di series ketiga Liga 1 2021.

TRIBUN BANYUMAS/F ARIEL SETIAPUTRA
Aksi gelandang PSIS Semarang, Septian David Maulana dalam latihan tim di Stadion Citarum Semarang, Kamis (11/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Ian Andrew Gillan beucap jika timnya di series kedua masih belum maksimal.

Poin utama yang disoroti pelatih asal Skotlandia tersebut yakni masalah krisis gol sepanjang lima laga yang dilalui di series dua BRI Liga 1 musim 2021/2022.

Dalam lima laga tersebut, PSIS Semarang hanya mampu menciptakan empat gol ke gawang lawan.

Baca juga: Terapkan Teknologi Movecularknit, Begini Penampakan Detail Jersey Ketiga PSIS Semarang

Baca juga: Begini Target Jonathan Hadapi Seri Ketiga Liga 1 2021, Laga Pembuka PSIS Semarang Lawan Persikabo

Baca juga: Bek PSIS Semarang, Frendi Saputra: Series Kedua Kurang Memuaskan, Ketiga Makin Berat

Baca juga: PSIS Semarang Liburkan Pemain Tiga Hari, Ian Gillan: Pekan Depan Hadapi Persikabo

Masalah krisis gol tersebut dikatakan Ian Gillan karena finishing touch lini depan PSIS masih belum sempurna.

Pelatih berusia 57 tahun tersebut mengatakan, sebetulnya timnya memiliki cukup banyak peluang mencetak gol di beberapa pertandingan.

Hanya saja dewi fortuna memang belum berpihak ke tim Mahesa Jenar.

Bila merinci empat gol yang dicetak PSIS pada series kedua.

Masing-masing diciptakan oleh Andreas Chrismanto Ado, Fredyan Wahyu Sugiantoro, Septian David Maulana, dan Jonathan Cantillana.

"Evaluasi kami, tentu kami perlu mencetak gol yang lebih banyak," kata Ian Gillan kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (11/11/2021).

Berbeda dengan lini serang, Ian mengapresiasi lini belakang yang menurutnya sudah cukup solid.

Hal itu dibuktikan dengan hanya dua gol yang bersarang ke gawang PSIS Semarang.

"Sementara untuk pertahanan kami sudah bagus, kami lebih solid."

"Saya rasa di lini depan kami masih perlu menciptakan killer instinct," kata Ian Gillan.

Pantauan Tribunbanyumas.com, Kamis (11/11/2021), Ian Gillan mencoba mengasah kemampuan lini serang PSIS.

Termasuk mencoba menghidupkan chemistry trio Hari Nur Yulianto, Bruni Silva, dan Septian David Maulana.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved