Berita Sragen
Museum Sangiran Sragen Kembali Dibuka, Kini Ada Tour Guide yang Temani Pengunjung
Museum Purba Sangiran, Sragen, kembali dibuka setelah tutup hampir 1,5 tahun akibat pandemi Covid-19.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Museum Purba Sangiran, Sragen, kembali dibuka setelah tutup hampir 1,5 tahun akibat pandemi Covid-19. Kini, museum yang dibuka sejak Selasa (12/10/2021) itu dilengkapi tour guide bagi pengunjung.
Tour guide yang bertugas merupakan warga Desa Krikilan, lokasi museum berada.
Pantauan di lokasi, kunjungan museum di Kecamatan Kalijambe, Sragen, Minggu (17/10/2021), ini tidak terlalu ramai pengunjung.
Berbeda dari sebelum pandemi, pengunjung yang masuk museum kini dibatasi. Satu rombongan maksimal 20 orang, dipandu oleh satu tour guide lokal.
Tour guide akan menjelaskan seluruh fosil dan makna gambar yang berada di dalam museum.
Baca juga: Kali Ini Giliran Dagangan Samiyem Diborong Ganjar, Beli Kaus dan Alat Pijat di Sangiran Sragen
Baca juga: Warga Semarang Ditangkap Polres Sragen, Tebang 77 Pohon Milik Perhutani Tanpa Izin
Baca juga: Mulai 11 Oktober 2021, Sentra Vaksinasi Sukowati Sragen Layani Vaksin sampai Malam. Ini Jadwalnya
Baca juga: Kepulan Asap Tiba-tiba Muncul dari Kap, Truk Bermuatan Aspal Ludes Terbakar di Masaran Sragen
Pengunjung yang kurang paham bisa menanyakan langsung ke tour guide.
Sutanto, salah seorang tour guide, mengatakan, di museum Sangiran ini ada 12 tour guide.
"Di museum ini, ada 12 tour guide dengan saya. 11 lainnya juga pemuda sini, saya beri materi, saya latih agar jadi tour guide," kata Sutanto.
Sutanto mengakui, jumlah tour guide yang ada belum memenuhi kebutuhan seluruh pengunjung.
Pihaknya mengaku kewalahan ketika ada rombongan pelajar yang berkunjung ke museum.
Selain perintah langsung dari pusat, keberadaan tour guide diharapkan dapat membantu pengunjung lebih memahami seluk beluk Museum Purba Sangiran.
Adanya tour guide sendiri disambut baik Luki Laksono (25), pengunjung asal Mojolaban, Sukoharjo.
Luki yang datang bersama orangtua dan keluarga lain itu sengaja datang ke Museum Sangiran untuk melihat koleksi.
Menurutnya, Museum Sangiran kini lebih tertata, bangunan hingga ruang display semakin rapi dan bagus.
"Sudah lama enggak ke sini. Dulu, pernah kesini tapi belum seperti ini. Sekarang lebih bagus karena ada tour guide, dulu tidak ada."