Berita Jawa Tengah
Gubernur Jateng Menyapa, Jadi Ajang Curhat Pekerja Migran, Pungli Hingga Rumitnya Birokrasi
cara Gubernur Jateng Menyapa yang digelar Ganjar Pranowo rupanya jadi momen para Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk curhat.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
Para PMI terus bergantian curhat ke Ganjar.
Bahkan ketika harus menyudahi acara karena harus memimpin rapat, Ganjar masih meladeni curhatan PMI asal Cilacap dengan kesabaran meski sempat kena semprot karena laporannya via akun Instagram.
“Iya itu (acara Gubernur Jateng Menyapa) kan kita jadi tau ya sebenarnya kondisi PMI kita,” ucap Ganjar ditemui seusai acara.
Beberapa persoalan, lanjut Ganjar, sebenarnya ada solusinya.
Misalnya terkait laporan kepulangan yang dipersulit, Ganjar menilai hal itu bisa lebih mudah dengan beberapa cara.
“Sebenarnya ini bisa kita buatkan cara."
"Datang, dokumentasi beres, colok hidungnya, dia masuk karantina."
"Nah nanti hasilnya akan dianter pakai email mereka terbiasa,” katanya.
Curhatan dari PMI asal Cilacap, lanjut Ganjar, terkait PMI yang sudah purna juga sudah ada solusinya.
Ganjar mengatakan, sebenarnya Disnakertrans sudah memiliki program tersebut.
Hanya saja komunikasi di tingkat daerah terkendala.
“Pendampingan PMI yang purna ini sebenarnya kita juga punya, latihane mulai dari produksi sampai menjual mesti dilatih secara lengkap nah nanti kita dampingi."
"Tapi ternyata komunikasi tidak bisa berjalan lancar apalagi di Pemkab."
"Nah nanti kita bantu, komunikasi dengan Pemkab,” kata Ganjar.
Secara keseluruhan, menurut Ganjar kondisi PMI Jawa Tengah dalam kondisi baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-1110.jpg)