Breaking News:

Berita Karanganyar

Disparpora Karanganyar Ajukan Izin Pembukaan Candi Cetho dan Sukuh ke BPCB Jateng: Dinanti Wisatawan

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar mendorong supaya objek wisata Candi Cetho dan Sukuh segera dibuka.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Kondisi Candi Cetho di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar mendorong supaya objek wisata Candi Cetho dan Sukuh segera dibuka.

Seperti diketahui, dua objek wisata di bawah pengawasan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng itu ditutup sementara sejak diberlakukannya PPKM darurat, awal Juli 2021.

Kepala Disparpora Karanganyar Titis Sri Jawoto menyampaikan, dinas telah bersurat ke BPCB Jateng berisi permintaan pembukaan Candi Cetho dan Candi Sukuh. Surat itu dikirim Rabu (29/9/2021).

Menurutnya, antusias wisatawan berkunjung ke dua candi itu cukup tinggi.

Baca juga: Candi Cetho dan Candi Sukuh Masih Tutup selama Perpanjangan PPKM Karanganyar

Baca juga: Pedana Malam Ini di Karanganyar, Hastuti Bisa Langsung Istirahat Seusai Disuntik Vaksin

Baca juga: Petani di Kragan Gondangrejo Mulai Divaksin, Hasil Kerja Sama Kejari dan Pemkab Karanganyar

Baca juga: Kepada Pemilik Motor yang Disita Polisi, Ayo Diambil! Berikut Syarat di Satlantas Polres Karanganyar

Selain itu, lokasi dua objek itu berada di kawasan terbuka sehingga dirasa aman dalam kaitannya penularan Covid-19.

"Maka, kami mendesak untuk segera diizinkan dibuka lagi," katanya di Karanganyar, Jumat (1/10/2021).

Dia menuturkan, mayoritas objek wisata di Kabupaten Karanganyar sudah melakukan uji coba pembukaan objek wisata.

Hanya objek wisata yang dikelola pemerintah saja yang belum dibuka kembali, kecuali jalur pendakian Gunung Lawu.

Lanjutnya, dinas belum mengajukan izin pembukaan objek wisata Museum Dayu di Kecamatan Gondangrejo lantaran lokasinya yang berada di dalam ruangan atau indoor.

"Karena tertutup, kami belum mengajukan izin," ucapnya.

Titis menjelaskan, meskipun kasus Covid-19 mengalami penurunan, capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator yang menentukan level zona penyebaran Covid-19.

Baca juga: Belum Divaksin dan Terjaring Razia, Pengendara di Banjarnegara Langsung Ditawari Vaksinasi Gratis

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 1 Oktober 2021: Rp 1.835.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Jumat 1 Oktober 2021: Malam Diperkirakan Berawan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Jumat 1 Oktober 2021: Siang Diperkirakan Cerah Berawan, Malam Berawan

Menurutnya, apabila nantinya Kabupaten Karanganyar turun level dari level 3 menjadi level 2, tentu akan ada kelonggaran yang berdampak terhadap sektor pariwisata.

"Sesuai target bupati akan dikejar supaya turun level," jelasnya.

Apabila nantinya Candi Cetho dan Sukuh diperbolehkan beroperasi kembali, kapasitas pengunjung akan dibatasi 25 persen dari kondisi normal.

Sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah pengunjung di Candi Cetho sekitar 1.000 orang pada akhir pekan dan ada sekitar 500 orang saat hari biasa. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved