Rabu, 29 April 2026

Berita Video

Video Begini Proses Pembuatan Garam di Kebumen Sumber Air dari Samudera Hindia

Budi Santoso, memeriksa satu per satu tunnel berisi genangan air laut di Kampung Garam, Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

Ia tentu tak sekadar berspekulasi. Ia dan teman-temannya menaruh harapan besar dari usaha tersebut. Apalagi jika bukan peningkatan kesejahteraan.

Gayung bersambut. Pemerintah merespon semangat tani garam ini.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI hingga Pemerintah Kabupaten Kebumen memfasilitasi pengembangan usaha kelompoknya.

Tahun 2020, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut memfasilitasi pembangunan 40 tunnel di Kampung Garam Desa Tlogopragoto.

Pemerintah Kabupaten Kebumen membantu pemenuhan sarana prasarana (sarpras) serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola Kampung Garam.

"Dari dinas juga memberikan pelatihan-pelatihan, terkait mutu produk," katanya.

Produksi garam dengan sistem tunnel punya kelebihan tersendiri ketimbang metode konvensional atau model irigasi tambak garam.

Lewat sistem tunnel, garam yang dihasilkan dinilai lebih bersih.

Produksi garam juga tak mengenal musim. Hanya, saat musim penghujan, kata dia, waktu produksi lebih panjang karena mengandalkan terik matahari.

Dari sisi harga, garam Kebumen masih sulit bersaing dengan garam di pasaran yang lebih murah.

Tetapi, dari sisi kualitas, garam produksi dari pantai selatan Kebumen terjamin.

Bukan hanya penggunaan teknologi tunnel yang membuat produksi garam lebih bersih.

Kondisi geografi pantai Kebumen ikut mendukung produksi garam berkualitas.

Air garam Samudera Hindia lebih jernih dan sedikit tercemar.

"Air samudera lebih bersih dari pencemaran," katanya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved