Breaking News:

Berita Sepak Bola

Dua Pemain AHHA PS Pati Dipulangkan, Buntut Aksi Tak Terpuji Saat Laga Lawan Persiraja Banda Aceh

Manajemen AHHA PS Pati akhirnya juga mengambil keputusan untuk memulangkan Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun dari pemusatan latihan di Jakarta.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI AHHA PS PATI
Manajer AHHA PS Pati Doni Setiabudi alias Kang Jalu mengajak anak asuhnya, Syaiful Indra Cahya menemui Sekretaris Tim Persiraja Banda Aceh Rahmad Djailani dan pemain M Nadhif, Selasa (7/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi (Kang Jalu) mengajak anak asuhnya, Syaiful Indra Cahya menemui Sekretaris Tim Persiraja Banda Aceh, Rahmad Djailani dan pemain M Nadhif, Selasa (7/9/2021).

Kedatangan tersebut dimaksudkan untuk memohon maaf kepada pemain bersangkutan atas insiden yang terjadi dalam laga persahabatan di Pancoran Soccer Field Jakarta sehari sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, dalam laga yang dimenangi AHHA PS Pati dengan skor 3-0 tersebut, Syaiful melakukan pelanggaran keras.

Baca juga: Bambang Susilo Sebut PKB Usung Kader Sendiri Jadi Calon Bupati Pati, Semisal Muhammadun

Baca juga: Vaksinasi Massal Sasar Penyandang Disabilitas di Pati, Gunakan Vaksin Sinopharm

Baca juga: Renovasi Masjid Agung Baitunnur Pati Dimulai, Rampung Akhir Desember 2021

Baca juga: Hingga Agustus 2021, Terungkap Empat Kasus Penyelewengan Pupuk Bersubsidi di Pati, Ini Datanya

Dia mengangkat kaki tinggi-tinggi hingga mengenai wajah pemain Persiraja itu.

Syaiful langsung diganjar kartu merah oleh wasit akibat pelanggaran itu.

"Alhamdulillah, terima kasih atas pengalaman berharga agar kami semakin dewasa."

"Sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian dalam laga uji coba lawan Persiraja Banda Aceh, hari ini saya Manajer AHHA PS Pati bersama Syaiful Indra Cahya menemui sekretaris Tim Persiraja Rahmat Djailani dan pemain M Nadhif," tulis Jalu di akun Instagram pribadinya, @a_7alu, Selasa (7/9/2021).

Mewakili manajemen dan tim, Jalu memohon maaf pada pemain dan manajemen Persiraja atas kejadian tersebut.

"Tentunya (kami juga memohon maaf) pada masyarakat Indonesia atas tontonan yang tidak patut dicontoh yang dilakukan pemain kami," tambah dia.

Jalu menyebut, pertandingan melawan Persiraja memberikan pelajaran pada pihaknya, bahwa respek pada lawan jauh lebih bernilai ketimbang sebuah kemenangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved