Berita Jawa Tengah

Beban Warga Meteseh Kendal Ini Lagi Berat, 10 Tahun Sriwayati Rawat Suami dan Anak, Utang Menumpuk

Sriwayati, warga Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal mengaku beban berat mencari nafkah untuk keluarga sudah dipanggulnya sejak 10 tahun ini.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Sriwayati (52) warga Dusun Krajan Tengah RT 09 RW 02 Desa Meteseh, Kecamatam Boja, Kabupaten Kendal saat mendampingi anaknya yang sakit terbaring di kamar selama 6 tahun, Rabu (11/8/2021). 

Terkadang, ia harus meminjam saudara, tetangga, hingga teman-temannya ketika tidak memiliki uang.

"Suami saya sudah tidak bisa ngapa-ngapain."

"Anak saya setiap hari harus pakai oksigen karena susah napas, belum vitaminnya."

"Utang saya sudah di mana-mana untuk berobat ke Puskesmas dan rumah sakit," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (11/8/2021).

Sriwayati berucap, selain bantuan dari anaknya, kini ia mengandalkan bantuan dari pemerintah desa dan relawan untuk makan sehari-hari.

Ia juga sudah tidak kuat lagi membiayai suami dan anaknya dalam hal berobat ke rumah sakit. 

Sriwayati (kanan) warga Dusun Krajan Tengah RT 09 RW 02 Desa Meteseh, Kecamatam Boja, Kabupaten Kendal bersama perangkat desa (tengah) dan suaminya Triyono (kiri) menunggu kedatangan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Rabu (11/8/2021).
Sriwayati (kanan) warga Dusun Krajan Tengah RT 09 RW 02 Desa Meteseh, Kecamatam Boja, Kabupaten Kendal bersama perangkat desa (tengah) dan suaminya Triyono (kiri) menunggu kedatangan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Rabu (11/8/2021). (TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM)

Baca juga: Antrean Helm Mengular di Gedung Birao Tegal Sejak Subuh, Cara Warga Dapat Formulir Vaksin Covid

Baca juga: Tidak Dapat Perhatian Pemerintah, Belasan Buruh di Brebes Ini Minta Diisolasi Terpusat

Sementara kondisi anaknya semakin memburuk seiring muncul penyakit penyerta seperti asam lambung dan tipus yang menggerogoti badannya hingga kecil.

Sriwayati hanya berharap, pemerintah membantu pengobatan suami dan anaknya hingga sehat kembali.

Sehingga ia bisa bekerja lebih tenang lagi ketika semuanya sudah sehat seperti sediakala.  

"Anak saya sudah berobat sampai Semarang juga, kondisi kesehatannya justru semakin turun."

"Pernah didiagnosis tulang bengkok, tapi sudah dioperasi."

"Oksigennya terus setiap hari, obatnya juga."

"Kalau tidak ada bantuan, terpaksa harus pinjam."

"Semoga pemerintah bisa bantu pengobatan suami dan anak saya agar sehat kembali," harapnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (11/8/2021).

Pemkab Kendal Kover Semua Biaya Berobat

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved