Penanganan Corona

Testing Jateng Sudah Lampaui Target WHO, Gubernur Ganjar: Tetap Terus Gencarkan Lagi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan _testing_ dan _tracing_.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin rapat penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 Pemprov Jateng, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan testing dan tracing.

Walaupun testing di Provinsi Jateng sudah tinggi dan melampaui target yang ditetapkan WHO, namun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan terus menggencarkan jumlah testing lagi.

"Testing kita dari data yang dimiliki sudah tinggi."

"Di minggu ke-28 sudah di angka 103.674."

"Ini sudah tinggi, sudah di atas WHO."

"Tapi kalau kondisi kasusnya tinggi seperti ini, masih kurang menurut saya," kata Ganjar ditemui seusai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Gedung A lantai 2 Pemprov Jateng, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Tahun Ini di Jateng, Serapan Dana Desa Sudah Capai 54 Persen, Berikut Data Rincinya

Baca juga: Gubernur Ganjar: Jateng Bakal Dapat Tambahan 77 Ribu Vial Vaksin

Baca juga: Pemprov Jateng Siapkan Bansos PPKM Rp 400 Ribu, Disalurkan Agustus, Berikut Sasarannya

Baca juga: Curhatan Achmad Husein Soal Oksigen Ditanggapi Ganjar, Janji Tempatkan Satu Isotank di Banyumas

Ia mengatakan, mulai hari ini TNI/Polri akan diterjunkan sebagai tracer untuk menguatkan surveilans yang sudah bekerja di lapangan.

Ganjar menyadari proses testing dan tracing di lapangan tidaklah mudah.

Dirinya mendapat laporan dari Kades/Lurah saat Rembug Desa bahwa mencari orang yang berhubungan erat jika ada yang dinyatakan positif tidak gampang.

"Maka yang sering dilakukan adalah yang dites keluarga terdekat saja."

"Kalau hanya 2-3 orang yang dites, itu kurang buat saya."

"Maka sekarang metode dan metodologinya diubah, dengan cara menggandeng tokoh yang dipercaya agar masyarakat mau ditracing dan ditesting," ucapnya.

Ganjar juga memerintahkan seluruh Bupati/Wali Kota yang daerahnya masih rendah dalam testing dan tracing untuk segera ditingkatkan.

"Hasil testing dan tracing terendah itu Wonogiri."

"Makanya tadi saat rapat saya kontak langsung Bupatinya dan sekarang sudah digenjot."

"Mereka minta bantuan peralatan dan segera kami penuhi," jelasnya.

Selain meningkatkan testing dan tracing, Ganjar juga meminta seluruh kabupaten/kota meningkatkan vaksinasi.

Saat ini, capaian vaksinasi untuk Jateng belum terlalu tinggi karena memang stok vaksin masih terbatas.

"Makanya tadi kabupaten/kota teriak-teriak semua, kapan dapat vaksin."

"Hari ini kita dapat kiriman 27.000 vial vaksin Astrazeneca."

"Maka tadi saya tawarkan dan semua mau."

"Apa saja vaksinnya siap," jelasnya.

Beberapa daerah lanjut Ganjar memang kekurangan vaksin.

Bahkan ada yang sampai nol vaksin dosis pertama.

"Tadi laporannya yang sudah nol Kendal, maka saya minta segera ambil hari ini."

"Daerah lainnya juga masih tipis. Ini yang jadi perhatian kita agar nanti kami berupaya terus mendapatkan tambahan vaksin," pungkasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo dalam paparannya menjelaskan, total masyarakat di Jateng yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 4,7 juta.

Sementara yang sudah divaksin dosis kedua sebanyak 2,5 juta.

"Masih jauh dari target kita, dimana total masyarakat yang jadi target vaksinasi di Jateng sejumlah 28,7 juta orang," ucapnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Kreatif, Guru SMP Negeri 2 Karangpucung Cilacap Manfaatkan Lebah untuk Jelaskan Matematika

Baca juga: Dukung Percepatan Penanganan Covid, 13 Rumah Sakit di Cilacap Kompak Tambah 150 Tempat Tidur

Baca juga: Cerita Heri Mendulang Untung di Masa Pandemi, Tangkap Peluang Budidaya Nila di Wulungsari Wonosobo

Baca juga: Bagaimana Jika Budidaya Mangrove di Air Tawar? Begini Hasil Eksperimen Warga Kalimendong Wonosobo

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved