Teror Virus Corona
Melonjak setelah Libur Lebaran, Petugas di Semarang Makamkan 5-10 Jenazah Pasien Covid Per Hari
Petugas pemakaman di Kota Semarang bisa menguburkan jenazah pasien Covid hingga 10 jenazah per hari.
"Dari DKK memberikan APD lengkap yang disediakan bagi petugas pemakaman. Kami berikan vitamin juga," kata Ali.
Baca juga: Italia Dijagokan Jadi Juara Euro 2020 Dibandingkan Inggris, Ini Statistik Pertemuan Keduanya
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 9 Juli 2021: Rp 982.000 Per Gram
Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Jumat 9 Juli 2021: Waspadai Hujan saat Malam Hari
Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Jumat 9 Juli 2021: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan Ringan
Ia menuturkan, petugasnya akan mempersiapkan terlebih dahulu beberapa liang lahat yang sudah digali.
Untuk mempersingkat waktu, petugasnya juga menggunakan ekskavator untuk menggali liang lahat.
"Penggalian juga dibantu menggunakan alat berat dari DPU supaya tidak memakan waktu. Kalau petugas saja pasti akan kewalahan," tutur Ali.
Meskipun Pemkot Semarang menyediakan TPU khusus Covid-19 tapi masyarakat masih bisa menggunakan makam yang dikelola warga.
"Kalau dimakamkan di TPU yang dikelola warga sekarang bisa, selama warga bisa menerima. Maka TPU Mijen untuk alternatif terakhir," ucapnya.
Saat ini, pemakaman yang dikelola Pemkot Semarang sendiri ada 16 TPU, sedangkan pemakaman yang dikelola warga ada 510 TPU. Jumlah tersebut tersebar di 16 kecamatan di Kota Semarang. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kematian akibat Covid-19 di Kota Semarang Capai 300 Kasus dalam Seminggu".