Penanganan Corona

Pemerintah Salurkan Lagi Bansos Tunai saat PPKM Darurat, Per KK Terima Rp 300 Ribu. Cair Pekan Depan

Pemerintah menyiapkan bantuan sosial tunai bagi warga terdampak Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Editor: rika irawati
ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan sambutan dalam serah terima jabatan Menteri Sosial di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan bantuan sosial tunai bagi warga terdampak Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Bantuan sosial tunai yang diberikan senilai Rp 300 ribu per kepala keluarga.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan, bantuan diserahkan setiap bulan, dihitung mulai Mei.

Menurut Risma, bansos tunai bulan Mei Juni akan diserahkan sekaligus.

"Warga akan menerima Rp 600.000 sekaligus,” ujar Mensos Risma dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: DPR RI Soroti Akurasi Data Penerima Bansos di Jateng, Ujung Tombak Perbaikan Ada di Tingkat Desa

Baca juga: Begini Mekanisme Penyaluran Bansos Kemensos 2021, Risma: Warga Juga Bisa Lihat Data Penerima

Baca juga: Kementerian Sosial Salurkan Tiga Bansos Mulai Besok, Ada 38,8 Juta Penerima

Rencananya, bansos tunai untuk bulan Mei dan Juni paling lambat akan tersalurkan pekan depan.

"BST akan disalurkan untuk bulan Mei dan Juni, setelah sebelumnya berhenti di April. Kita berharap, pekan ini atau paling lambat pekan depan, bansos ini dapat tersalur," ucap dia.

Risma juga meminta para penerima manfaat bansos tunai tidak menggunakan bansos tersebut di luar keperluan sembako.

"Tapi, saya minta, jangan diijonkan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja," ujar dia.

Bansos tunai ini menyasar 10 juta penerima bantuan, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 18,8 juta, serta penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 10 juta.

Sementara itu, teknis penyaluran bansos tunai akan dilakukan melalui kantor pos dan untuk BPNT dan PKH akan disalurkan melalui jaringan Himpunan Bank-bank Negara (Himbara).

"Jadi, mudah-mudahan, paling telat bisa direalisasikan pekan kedua bulan ini dan kami usahakan agar semua bisa tersalurkan kepada warga," ujar Risma.

Menurut Risma, upaya percepatan bantuan ini juga diimbangi dengan adanya pengawasan dan evaluasi penggunaan dana bansos.

"Evaluasi penggunaan uang bansos bisa dilihat dari struk belanja penerima bansos, digunakan untuk barang kebutuhan pokok atau barang yang lain," tegas dia.

Baca juga: KABAR DUKA: Dalang Oye Ki Manteb Soedharsono Tutup Usia

Baca juga: Gara-gara Buka Pintu, Pengemudi Honda Jazz di Purbalingga Picu Kecelakaan. Sekeluarga Dibawa ke RS

Baca juga: Gelar Kudus Bermunajat, Bupati: Terima Kasih atas Kerja Keras Semua Pihak Menangani Covid-19

Baca juga: Gubernur Ganjar Puji Kesiapan Kebumen Terapkan PPKM Darurat: Ada Call Center 24 Jam setiap Hari

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung soal bantuan sosial (bansos) sebagai kebijakan pemerintah selain penetapan PPKM Darurat.

PPKM Darurat diterapkan di 48 kabupaten/kota yang mencatatkan nilai asesmen 4, serta di 74 kabupaten/kota dengan nilai asesmen 3 di wilayah Jawa-Bali.

Langkah ini diputuskan secara bersama oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Bank Indonesia Perrry Warjiyo, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bansos PPKM Darurat Dimulai Pekan Depan, Bentuknya Tunai Rp 300.00 Per Bulan".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved