PPDB Jateng
Nih Informasi PPDB SMP Kabupaten Cilacap, Ada Pembeda Aturan Jarak dengan Tahun Sebelumnya
Calon peserta didik dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui situs PPDB SMP di Kabupaten Cilacap, yakni https://cilacap.siap-ppdb.com.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Kabupaten Cilacap tahun ini untuk jenjang SMP telah dibuka.
Dalam PPDB online itu, calon peserta didik dapat mendaftarkan diri secara mandiri melalui situs internet PPDB SMP di Kabupaten Cilacap, yakni https://cilacap.siap-ppdb.com
Diketahui jumlah SMP di Kabupaten Cilacap ada 197 sekolah.
Dari 197 itu, 75 sekolah ikut secara daring dan sisanya 122 ikut luring.
Baca juga: Ada Vaksinasi Covid Gratis di GOR Wijayakusuma Cilacap, Sasar 1.722 Warga Berumur 18 Tahun ke Atas
Baca juga: Jangan Sampai Kelewatan Naik Bus Double Decker, Cilacap-Yogyakarta Cuma Rp 85.000
Baca juga: Mulai Hari Ini, Stasiun Cilacap Layani Tes GeNose C19. Tersedia Pemeriksaan Pagi dan Siang
Baca juga: PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini, Layani Rute Cilacap-Yogyakarta PP Setiap Akhir Pekan
Pendaftaran PPDB online sudah dilakukan sejak Senin (21/6/2021) hingga Rabu (23/6/2021) dan saat ini sudah masuk dalam tahapan proses verifikasi.
Kemudian pada Kamis (24-28/6/2021) akan masuk tahapan analisis, validasi, pengumuman, hingga pengesahan.
Kabid Pendidikan Dasar Dinas P dan K Kabupaten Cilacap, Kastam mengatakan, ada perbedaan aturan pendaftaran PPDB SMP pada jalur zonasi tahun ini dengan tahun lalu.
Dia mengatakan, PPDB jalur zonasi SMP tahun ini tetap menggunakan hitungan jarak, namun tidak terpaku pada batas kilometer.
Diketahui jika pendaftaran jalur zonasi SMP pada tahun lalu, batas jarak antara sekolah dengan tempat tinggal siswa pendaftar maksimal 3 kilometer.
Sementara untuk PPDB jalur zonasi tahun ini tetap menggunakan ukuran jarak, tetapi diambil yang paling dekat dari sekolah sampai terpenuhinya kuota zonasi.
Karena itu, hitungan jarak antara satu SMP dengan SMP yang lain tidak selalu sama.
Hal itu bergantung pada kepadatan penduduk di lingkungan sekolah itu.
"SMP di Kabupaten Cilacap memiliki lingkungan yang tidak sama."
"Sejumlah SMP memiliki lingkungan yang dekat dengan permukiman padat penduduk."
"Bagi sekolah yang memiliki lingkungan seperti itu, peluang untuk menjaring pendaftar pada jarak yang dekat akan lebih mudah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/6/2021).
Sejumlah SMP memiliki jarak yang relatif jauh dengan permukiman penduduk.
Karena itu, apabila tetap memberlakukan batas jarak 3 kilometer akan sulit dalam memenuhi kuota jalur zonasi.
"Makanya untuk PPDB jalur zonasi saat ini mengambil pendaftar yang paling dekat dengan sekolah itu, sampai dengan terisi kuota 50 persen."
"Karena prinsip pokok pada PPDB di Kabupaten Cilacap tahun ini adalah untuk mendekatkan jarak anak ke sekolah," ungkapnya.
Kastam menambahkan, persentase 50 persen untuk jalur zonasi juga dalam hitungan minimal.
Kuota jalur zonasi akan bertambah, apabila kuota untuk tiga jalur pendaftaran lainnya tidak terpenuhi.
Dia mencontohkan pendaftaran pada jalur prestasi yang kuotanya maksimal 30 persen.
"Kalau pada satu sekolah kuota maksimal 30 persen untuk jalur prestasi tidak sampai terpenuhi, sisanya dapat dialihkan ke jalur zonasi."
"Demikian halnya apabila kuota untuk jalur afirmasi dan mutasi tidak terpenuhi," tambahnya.
Lebih dari itu, penerapan jalur dalam PPDB diberlakukan apabila pendaftarnya melebihi kapasitas penerimaan siswa di sekolah.
Alur pendaftaran PPDB online calon peserta didik yang mendaftar tidak perlu datang langsung ke satuan pendidikan.
Calon peserta didik membuka situs internet PPDB SMP di Kabupaten Cilacap dan melakukan pembuatan akun mandiri dan mengunggah berkas yang telah ditentukan. (Permata Putra Sejati)
Baca juga: Mulai Besok Kamis Penutupan Tujuh Ruas Jalan di Purwokerto, Berikut Daftarnya
Baca juga: Kasus Makin Mengkhawatirkan di Purbalingga, Tiwi: Tolong Pending Dahulu Acara Perpisahan Sekolah
Baca juga: Catat! Candi Arjuna Dieng Banjarnegara Ditutup hingga 2 Juli, Kawah Sikidang Tetap Buka
Baca juga: Ternyata Sepasang Kekasih Asal Brebes Ini yang Buang Janin Bayi, Alasannya Karena Takut