Berita Video

Video Cerita Pemulung Asal Banjarnegara Tetap Sehat saat Pandemi Covid-19

Sejak pandemi melanda setahun lebih, pemulung bernama Murtinah ini tak pernah mengalami gejala serius hingga harus pergi ke fasilitas kesehatan. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

Kesehariannya juga jauh dari standar hidup bersih dan sehat yang biasa digaungkan.

Sebaliknya, ia selalu bergelut dengan sampah tempat berkembangbiaknya kuman. 

Beberapa pemulung sedang memilah sampah di TPA Winong Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (8/6/2021). (TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI)

Tetapi siapa sangka, sejak pandemi melanda setahun lebih, ia tak pernah mengalami gejala serius hingga harus pergi ke fasilitas kesehatan. 

Begitupun puluhan pemulung lain seprofesi.

Berhadapan dengan sampah kotor dan berbau busuk, mereka bahkan tak mengenakan masker. 

Murtinah hanya pernah sesekali mengeluhkan sakit, namun itu hanya penyakit ringan.

Dia misalnya, selepas bekerja kehujanan hingga tubuhnya kuyup, ia sempat pernah merasakan pusing. 

Tetapi itu tidak bertahan lama.

Ia pun tak sampai berobat ke rumah sakit atau dokter untuk kesembuhannya. 

"Paling-paling bengel (pusing), tapi digosok pakai balsem juga sembuh."

"Alhamdulillah yang bekerja di TPA semua sehat," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/6/2021).

Bisa jadi, tubuhnya memang sudah terlalu kebal terhadap penyakit karena biasa bergulat dengan sampah. 

Murtinah tentu bersyukur, di usianya yang tak muda lagi, di tengah kehidupannya yang kotor, ia selalu diberi kesehatan.

Dia merasa kesehatan yang dirasakannya selama ini tidak lain adalah karunia Tuhan. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved