Breaking News:

Berita Bisnis

Akhir Juli, Seluruh Gerai Giant Supermarket Tutup. Lima di Antaranya Beralih Merek IKEA

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) bakal menutup seluruh gerai Giant yang ada, akhir Juli 2021.

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA
Giant Ekspress Mampang Prapatan Jakarta tebar diskon setelah manajemen mengumumkan akan menutup gerai Giant pada Juli mendatang, Minggu (23/6/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) bakal menutup seluruh gerai Giant yang ada, akhir Juli 2021. Langkah ini diambil setelah perusahaan mengambil kebijakan fokus mengembangkan usaha IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.

"Dengan berat hati, seluruh gerai Giant lainnya akan berhenti beroperasi pada akhir Juli 2021," ujar Head of Corporate & Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk Diky Risbianto, dikutip dari Kompas.com, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 26 Mei 2021: Rp 988.000 Per Gram

Baca juga: Mulai 25 Mei 2021, Masa Berlaku Hasil Rapid Antigen untuk Perjalanan Kereta Kembali 3x24 Jam

Dari penutupan tersebut, Diky mengatakan, lima gerai Giant akan beralih merek menjadi IKEA.

Sementara, beberapa gerai lain Giant dipertimbangkan untuk diubah menjadi gerai Hero Supermarket dan Guardian.

Menurutnya, perubahan strategi bisnis tersebut merupakan bagian dari respon cepat HERO untuk beradaptasi terhadap perubahan dinamika pasar.

Terlebih, terkait beralihnya konsumen dari format Hypermarket, dalam beberapan tahun terakhir.

Ini juga merupakan tren yang terjadi di pasar global lain.

"Saat ini, PT Hero Supermarket Tbk akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA dan mempertimbangkan mengonversi sejumlah gerai menjadi Hero Supermarket, serta sedang menegosiasikan sejumlah gerai untuk dialihkan kepemilikannya ke pihak ketiga," ujarnya.

Nasib karyawan Giant

Diky mengakui, perubahan strategi bisnis ini berdampak terhadap nasib karyawan yang bekerja di Giant.

Meskipun begitu, pihak manajemen HERO memastikan, seluruh karyawan Giant yang terdampak akan mendapatkan kompensasi yang pantas di luar ketentuan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

"Kami sepenuhnya berupaya memperlakukan seluruh karyawan dengan penuh empati dan rasa hormat di masa perubahan portofolio ini. Kami juga akan memberikan karyawan yang terdampak akan diberikan kompensasi di atas jumlah yang direkomendasikan di UU Cipta Kerja," ucapnya.

Baca juga: Warga Gunungkidul Ditangkap, Jadi Tersangka Tunggal Pencurian Puluhan HP di Moro Mall Purwokerto

Baca juga: Jangan Lewatkan! Gerhana Bulan Total Bisa Dinikmati Petang Ini, Mulai Pukul 18.18 WIB

Baca juga: Zidane Dikabarkan Hengkang dari Real Madrid Pekan Depan, Allegri Punya Kans Besar Jadi Pengganti

Pemberian kompensasi di atas regulasi pemerintah tersebut sebagai ungkapan atau apresiasi perusahaan terhadap seluruh karyawan Giant yang telah mendedikasikan dan turut membantu masa peralihan bisnis tersebut.

"Ini merupakan ungkapan terima kasih kami atas dukungan mereka selama ini serta untuk membantu transisi mereka menuju kesempatan kerja yang baru," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pastikan Seluruh Gerai Giant Bakal Tutup, Manajemen: Karyawan Dapat Kompensasi".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved